
"Namun kalau ada langkah di luar hukum apalagi upaya-upaya inkonstitusional yang akan menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat maka Polri dan TNI kita sepakat dengan panglima, rekan-rekan dari KSAD, KSAU, KSAL kami sepakat untuk menindaktegas dan tidak mentolerir," tegas Tito.
Tito mengimbau semua pihak untuk tidak memobilisasi massa guna merayakan kemenangan Pemilu serentak 2019. Bahkan, mantan Kapolda Metro Jaya itu mengaku membubarkan massa yang tengah merayakan kemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Bundaran, HI kemarin malam.
"Ada dua pasangan yang melakukan mobilisasi dua-duanya kita bubarkan.
Dan saya sudah memerintahkan seluruh Kapolda untuk melakukan hal yang sama. Jadi kita hargai proses yang ada," kembali Tito menegaskan.
(Awaludin)