JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) meminta para alumni petugas Haji untuk aktif memberikan pembinaan haji kepada masyarakat. Karena informasi dari para petugas yang memiliki pengalaman mengawal ibadah Haji tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat.
"Saya berharap kawan-kawan alumni dapat memberikan edukasi kepada maasyarakat," kata Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Khoirizi H Dasir dalam sambutannya di acara Musyawarah Nasional Ke-1 Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FKAPHI) Tahun 2019 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (21/4/2019).
Menurutnya, dengan pengalaman di Tanah Suci selama lebih dari dua bulan, informasi dari para alumni petugas haji akan sangat berfaedah.
"Selama 60-70 hari di Arab Saudi, tentu petugas haji yang tahu adat istiadat, ganasnya alam Saudi, betapa repotnya wilayah yg akan kita jelajahi. Sementara mereka (jamaah) tanpa tahu dan tanpa bekal apapun menuju ke sana, hanya demi memenuhi panggilan Allah SWT," jelas dia.

Pada 2019, Khoirizi mencanangkan sebagai tahun pembinaan haji. Dirinya pun berharap para alumni petugas haji bisa aktif memviralkan perihal haji ini.
"Siapa yang akan melaksanakannya (pembinaan haji), ya ini kawan-kawan forum komunikasi petugas haji," tuturnya.
Dia juga menyebutkan, peran media massa sekarang ini sangat penting untuk menyebarluaskan informasi seputar pelaksanaan ibadah haji, baik itu perihal biometrik hingga zonasi haji.
"Peran media tidak bisa kita tinggalkan. Peran media massa sangat menentukan sukses atau tidaknya pelaksanaan haji," ujar dia.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.