Relawan Jokowi Gelar Syukuran atas Kemenangan Versi Quick Count

Fahreza Rizky, Jurnalis · Minggu 21 April 2019 20:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 21 605 2046189 relawan-jokowi-gelar-syukuran-atas-kemenangan-versi-quick-count-69W43yUHcV.jpeg Relawan Jokowi gelar syukuran atas hasil quick count Pemilu 2019 di Rumah Aspirasi, Jakarta Pusat, Minggu (21/4/2019). (Foto : Sarah Hutagaol/Okezone)

JAKARTA – Elemen-elemen relawan pasangan calon presiden dan wakil presiden (paslon) 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Amin) menggelar syukuran di Rumah Aspirasi Jokowi-Amin, Jakarta, Minggu (21/4/2019).

Wakil Ketua Umum Rumah Aspirasi, Michael Umbas mengatakan, ratusan relawan maupun masyarakat antusias mengikuti syukuran yang dihadiri Ketua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin, Moeldoko.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat lembaga-lembaga survei, Jokowi-Amin unggul dengan selisih sekitar 10 persen (dobel digit) atas Prabowo-Sandi. Meski begitu, kata Umbas, pihaknya masih harus menunggu pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Keunggulan yang bisa kami bilang telak, meski kami tetap harus menunggu pengumuman resmi KPI pada 22 Mei 2019. Tentu tak ada salahnya kami mengucap syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa," ucapnya.

"Dalam acara syukuran, kami memanjatkan doa yang dipimpin tokoh-tokoh lintas agama. Kami merayakan kemenangan ini dengan penuh sukacita," kata Umbas.

Relawan Jokowi gelar syukuran di Rumah Aspirasi, Jakarta, Minggu (21/4/2019). (Foto : Sarah Hutagaol/Okezone)

Menurutnya, perjuangan memenangkan Jokowi-Amin bukanlah jalan mudah. Umbas menjelaskan, selama masa kampanye 23 September 2018-13April 2019, begitu banyak fitnah, kabar hoaks, serta ujaran kebencian menerpa Jokowi-Amin.

"Atas berkat rahmat Tuhan, kami berhasil melalui itu. Para relawan dan rakyat yang mencintai Jokowi-Amin, sedikit pun tak gentar. Peluh lelah terbayar lunas : Jokowi-Amin menang. Ekspresi rakyat pun tak terbendung," ucap dia.


Baca Juga : 3 Anggota KPPS di Sulut Meninggal Dunia Diduga karena Kelelahan

Sambil menunggu dan mengawal proses tahapan KPU, lanjut Umbas, pihaknya juga menyampaikan pesan kepada paslon 02 Prabowo-Sandi jangan sekali-kali melupakan sejarah.

"2014 Pak Prabowo dan tim dengan bangga mempertontonkan aksi sujud syukur dan aneka klaim bukti kecurangan namun pada akhirnya menguap bak ditelan bumi karena tidak bertumpu pada fakta. Kebenaran memang tidak akan pernah bisa diputarbalikkan," tuturnya.


Baca Juga : Lakukan Pelanggaran, Izin Satu Lembaga Pemantau Pemilu Dicabut Bawaslu

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini