Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banyak Pihak Mengimbau Rekonsiliasi, BPN: Emang Sekarang Ada Konflik?

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Senin, 22 April 2019 |13:00 WIB
Banyak Pihak Mengimbau Rekonsiliasi, BPN: Emang Sekarang Ada Konflik?
Dahnil Anzar (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sejumlah tokoh mengimbau kepada kubu capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandi untuk tetap menjaga kerukunan, persatuan, dan tali silatuhrami, pasca gelaran pemungutan suara Pemilu 2019.

Menilai hal itu, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Simajuntak menilai seruan tersebut sejauh ini tidak terdapat urgensi dalam melaksanakan rekonsiliasi. Sebab menurutnya pilpres sejauh ini tak ada konflik.

 Baca juga: Jokowi Dikabarkan Utus Luhut untuk Bertemu Prabowo, BPN: Ya untuk Apa?

“Rekonsiliasi itu dilakukan kalau ada konflik. Emang sekarang ada konflik? Kan nggak ada. Jadi justru cara berpikirnya yang harusnya diperbaiki,” kata Dahnil di Medcen Prabowo-Sandi di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

Lebih jauh, Dahnil menilai jika dalam perhelatan pilpres dan pemilu berjalan lancar tanpa adanya konflik. Tetapi adanya perdebatan itu biasa di dalam pesta demokrasi tersebut.

 Baca juga: Relawan Jokowi Ajak Seluruh Rakyat Indonesia Jaga Keutuhan NKRI Usai Pemilu 2019

“Ini nggak ada konflik sama sekali. Yang muncul adalah perdebatan biasa saja antara perbedaan hasil yang muncul,” tutur dia.

“Dan itu biasa saja dalam setiap kompetisi. Jadi rekonsiliasi itu bisa dilakukan kalau ada konflik,” tambah Dahnil.

 Baca juga: KPU Sulut Bakal Gelar PSU Khusus Pemilihan Presiden Pada 25 April

Untuk terkait situasi panas yang terjadi di kedua pendukung baik Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandi, Dahnil melihat hal tersebut ada dikarenakan banyaknya kecurangan yang terstruktur, sistematik, dan massif (TSM).

"Panas karena ada TSM itu. Kecurangan yang TSM. Panas karena ada ketidakadilan. Kalau semuanya baik-baik saja ya tidak masalah. Kuncinya penegakan hukum yang adil. Jadi perhatian khusus kita itu di situ," tutur Dahnil.

(Fakhri Rezy)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement