JAKARTA - Ketua Bravo 5, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi mengimbau kepada seluruh anggotanya untuk tidak terprovokasi, dengan situasi yang sedang terjadi pascapemilu 2019 yang baru saja diselenggarakan pada 17 April kemarin.
Ia berharap masyarakat untuk tidak termakan isu-isu yang menyebutkan kalau quick count perolehan suara dari Joko Widodo-Ma’ruf Amin, akan berbeda jauh dengan real count yang akan dirilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Quick count bukan survei yang didasarkan pada asumsi yang hasilnya bisa meleset jauh. Quick count adalah hitung cepat dengan metode ilmiah yang dilakukan berdasarkan data riil dari lapangan,” ujar Fachrul Razi saat ditemui di Sekretariat Bravo 5, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2019).
