Jokowi-Ma'ruf Masih Unggul 3,5 Juta Suara, TKN Terus Kawal Form C1

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 00:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 24 605 2047212 jokowi-ma-ruf-masih-unggul-3-5-juta-suara-tkn-terus-kawal-form-c1-ZaVH5bi2Xh.jpg Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago. (Foto : Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA – Penghitungan real count suara sementara Pemilu 2019 oleh KPU RI telah mencakup 22,9% tempat pemungutan suara (TPS) pada Selasa (23/4/2019) malam.

Berdasarkan pantauan dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU, 22,9% TPS itu setara dengan 186.915 dari total 813.350 TPS. Cakupan ini meningkat dari Senin (22/4) malam yang baru 17% TPS.

Adapun perolehan suara sementara Pilpres pada Selasa (23/4) pukul 20.30 WIB, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin memperoleh 55,18% atau 18.789.350 suara, sementara pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno memperoleh 44,82% atau 15.257.189 suara.

Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, Irma Chaniago mengatakan, perolehan suara paslon 01 terus konstan meninggalkan kubu paslon 02.

Jokowi Ungkap Hasil Quick Count 12 Lembaga Survei

"Kami bersyukur bahwa paslon 01 masih memimpin perolehan suara di real count KPU hingga hari ini. Kami akan tetap mengawal proses rekapitulasi suara secara terbuka melalui command center kami sehingga masyarakat dapat mengetahui proses yang juga kami lakukan secara transparan. Bukan asal main klaim data, namun tidak terbuka kepada publik," kata Irma.

Sikap asal main klaim data, lanjut politikus Nasdem itu, jauh dari prinsip keterbukaan sebagai ciri negara demokrasi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.


Baca Juga : Sambangi Sandi, Sekjen Parpol Koalisi Bahas Kecurangan Pemilu

Ia juga mengingatkan para pendukung paslon 01 untuk terus memantau proses yang sedang berlangsung dengan terus memantau perkembangan form C1. Bila ada dugaan pelanggaran atau kecurangan yang dilakukan terhadap kubu paslon 01, Irma meminta agar dilaporkan ke pihak berwenang.

"Proses yang berlangsung saat ini harus kita jaga. Jangan lengah karena bisa saja ada kecurangan yang menimpa paslon 01. Bila temukan itu, laporkan ke pihak berwajib," tuturnya.


Baca Juga : Ketokohan Gus Dur Antar Kemenangan Jokowi di Jatim

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini