nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banjir Setinggi Dada, Warga Tangerang Panik Lupakan Barang-Barang

Anggun Tifani, Jurnalis · Jum'at 26 April 2019 14:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 26 338 2048365 banjir-setinggi-dada-warga-tangerang-panik-lupakan-barang-barang-hpsipYwtmJ.jpg Banjir di Tangerang hingga setinggi dada orang dewasa (Foto: Anggun/Okezone)

TANGERANG - Sungai Cisadane yang meluap membuat perkampungan di wilayah Panunggangan Barat, Cibodas, Kota Tangerang, kebanjiran. Warga pun panik untuk mengevakuasi diri. Banjir terjadi usai adanya air kiriman dari Bogor.

Diceritakan Yuningsih (19), banjir datang ke kampungnya saat tengah malam. Dia bersama anaknya yang sedang tertidur, alhasil panik menyelamatkan diri.

"Lagi pada tidur tadi, panik enggak kepikiran bawa barang-barang. Langsung pada lari ke kelurahan. Saya mah khawatir aja ke anak ini, makanya buru-buru," ujarnya, Jumat (26/4/2019).

Senada dengan Yuningsih, Syeikhatul menuturkan keresahannya karena tak sempat menyelamatkan barang-barangnya.

"Bagaimana mau nyelamatin barang-barang, itu tengah malam tadi air udah langsung deras ngalir dari kali (Cisadane) sana. Pas tadi malam malah airnya setinggi dada, panik semua orang apalagi hujan gak turun deras," tuturnya.

(Baca Juga: Sejumlah Wilayah di Kota Tangerang Kebanjiran Akibat Luapan Cisadane)

Pantauan Okezone, nampak bekas basahnya air mengecap pada rumah-rumah warga, setinggi dada orang dewasa. Warga pun hingga kini masih membersihkan rumah mereka, meskipun di luar masih banjir.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Irman Pujahendra menjelaskan, ada 9 titik banjir yang tersebar di sekitaran wilayah tersebut.

"Ada 9 titik banjir dengan 1.200 kepala keluarga tersebar di beberapa kelurahan Karawaci, Gang Bedeng, Panunggangan Barat dan Panunggangan Utara," paparnya usai membantu proses evakuasi.

Menurutnya hingga kini, volume air yang terpantau cukup pasang surut. Dia mengatakan, dalam peristiwa ini, tidak ada kerugian bangunan.

"Ketinggian air terpantau paling tinggi 170 cm tidak ada tanggul yang patah, cuma ada tanggul yang belum jadi," tuturnya.

BPBD Kota Tangerang menurunkan 10 unit perahu dan 6 personel untuk membantu proses evakuasi. Saat ini pihaknya juga telah menyediakan dua posko untuk dapur umum dan posko kesehatan dari PMI Kota Tangerang.

(aky)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini