Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir Jakarta: Tagar #AniesDimana hingga Pertanyaan soal Kelanjutan Program Naturalisasi Sungai

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Minggu, 28 April 2019 |03:01 WIB
Banjir Jakarta: Tagar #AniesDimana hingga Pertanyaan soal Kelanjutan Program Naturalisasi Sungai
Foto: Istimewa
A
A
A

BANJIR yang terjadi di Jakarta membuat warganet bertanya tentang kebijakan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dalam menanggulangi banjir. Pengamat tata kota juga mengkritik konsep naturalisasi sungai Anies yang hingga kini belum jelas.

Banjir di Jakarta (26/4) menewaskan dua warga dan membuat 2.370 orang mengungsi, menurut data yang dirilis BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) DKI Jakarta.

BPBD melaporkan terdapat 43 titik Banjir, yang terdiri dari lima titik di wilayah Jakarta Selatan dan 21 titik di wilayah Jakarta Timur.

Penyebab banjir, menurut BPBD, adalah intensitas curah hujan tinggi di Wilayah Bogor yang menyebabkan meluapnya Sungai Ciliwung (26/4) pada dini hari.

Kejadian ini diikuti dengan munculnya tagar #AniesDimana, yang menjadi trending topic teratas di media sosial Twitter, di mana warganet mempertanyakan peran Gubernur Jakarta Anies Baswedan dalam mencegah banjir tahunan yang terjadi.

Sementara, mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga ikut mengkomentari insiden ini di akun Twitternya.

Apa kata Anies?

Anies mengatakan penyebab banjir adalah wilayah pesisir, termasuk Jakarta dan kawasan lain seperti Tangerang Selatan, Depok, dan Bekasi, menerima limpahan air dari hulu yang volumenya besar.

Ia mengatakan solusinya adalah pengendalian volume air dari hulu.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement