JAKARTA – Relawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sukardi, tewas ditikam lantaran berusaha melerai perseteruan antara Sujari dan Supriono perihal hasil pemungutan suara Pemilu 2019, yang digelar serentak.
Peristiwa bermula saat warga Desa Kalipapan, Negeri Agung, Way Kanan, Lampung, itu tewas bersimbah darah setelah Supriono yang naik pitam membabi buta menyerang warga menggunakan pisau.
Supriono mengklaim, lapangan voli yang sedang dibersihkan warga merupakan pemberian salah seorang caleg yang pascahasil pemilu disimpulkan tidak masuk hitungan.
"Sukardi yang bermaksud mendamaikan justru terjatuh dan dihujani enam tusukan termasuk di jantungnya. Sukardi tewas seketika. Supriono melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran," kata Ketua DPD PKS Way Kanan, Azis Muslim dalam keterangannya kepada Okezone, Minggu (28/4/2019).
