Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dua Bilah Pisau Ditemukan di Dekat Meja Sekolah Pangeran Jepang

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 29 April 2019 |10:12 WIB
Dua Bilah Pisau Ditemukan di Dekat Meja Sekolah Pangeran Jepang
Pangeran Hisahito (tgh) diapit oleh kedua orangtuanya, Pangeran Akishino dan Putri Kako pada upcara kelulusan sekolah dasar di Tokyo. (Foto: Reuters)
A
A
A

TOKYO – Dua bilah pisau dilaporkan ditemukan di dekat meja sekolah Pangeran Jepang, Hisahito, hanya beberapa hari sebelum kakeknya, Kaisar Akihito turun takhta. Polisi telah melakukan penyelidikan terkait penemuan benda berbahaya itu.

Rekaman kamera pengawas memperlihatkan seorang pria yang mengenakan helm dan berpakaian seperti pekerja konstruksi memasuki Sekolah Menengah Universitas Ochanomizu di Tokyo pada Jumat siang. Pangeran Hisahito tengah absen saat pelanggaran keamanan itu terjadi. Saat ditanya oleh kantor berita AP, kepolisian menyatakan menolak berkomentar lebih jauh mengenai insiden tersebut.

Pangeran Hisahito yang saat ini berusia 12 tahun muncul di depan umum beberapa pekan lalu, ketika ia berpose dengan orangtuanya setelah lulus dari sekolah dasar di Tokyo. Tak lama setelah itu, ia mendaftar di sekolahnya sekarang saat tahun ajaran Jepang dimulai pada April. Demikian diwartakan RT, Senin (29/4/2019).

Insiden ini terjadi di saat Jepang tengah melakukan persiapan akhir upacara penyerahan takhta dari Kaisar Akihito yang akan dilangsungkan pada 30 April. Kaisar berusia 85 tahun itu secara sukarela mengundurkan diri karena alasan kesehatan dan menyerahkan Takhta Bunga Krisan kepada Putra Mahkota Naruhito, sekaligus mengakhiri kekuasaannya yang telah berlangsung selama tiga dekade.

Pangeran Hisahito adalah keponakan dari Putra Mahkota Naruhito dan berada di urutan ketiga pewaris takhta Jepang.

Kekaisaran Jepang, yang memiliki sejarah panjang hingga 2.600 tahun, saat ini hanya memiliki peran simbolis. Kaisar secara konstitusional kehilangan kekuatan politiknya, meski begitu, perang yang berkurang itu tidak mencegah Kaisar Akihito menyuarakan "penyesalan mendalam" atas peran Jepang dalam Perang Dunia II pada peringatan 70 tahun berakhirnya konflik tersebut.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement