nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Setnov Belum Bisa Dipastikan Kapan Pulang ke Lapas Sukamiskin

Antara, Jurnalis · Selasa 30 April 2019 21:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 30 525 2050056 setnov-belum-bisa-dipastikan-kapan-pulang-ke-lapas-sukamiskin-OhbSnDS7Mh.jpg Setya Novanto (Foto: Okezone)

BANDUNG - Kemenkumham Jawa Barat menyatakan belum mengetahui kapan narapidana korupsi e-KTP, Setya Novanto yang saat ini sedang menjalani perawatan di RSPAD, Jakarta akan kembali ke Lapas Sukamiskin

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Jabar, Liberti Sitinjak mengklaim izin perawatan Setya Novanto sudah sesuai prosedur. Namun, ia tidak bisa mengestimasi waktu perawatan tersebut.

"Mana bisa kita tahu berapa lama. Sepanjang sakitnya masih perlu pengobatan ya diobati," kata Liberti di Kemenkumham Kanwil Jawa Barat, Jalan Jakarta, Kota Bandung, seperti dikutip Antaranews, Selasa (30/4/2019).

(Baca Juga: Setnov Berseliweran di Restoran Padang Dekat RSPAD, Ini Tanggapan KPK

Menurutnya, pemilihan lokasi perawatan di RSPAD tidak terlepas dari rujukan dokter karena penyakitnya butuh penanganan ekstra.

"Dirujuk ke sana itu saran dari dokter yang di Bandung, bahwa rujukan dari dokter kita itu yang merekomendasikan harus di RSPAD," kata dia.

Dia menegaskan tidak ada penyalahgunaan izin yang diberikan kepada Setya Novanto. Maka dari itu, ia meminta kepada semua pihak agar tidak menyebarkan informasi yang salah.

"Kalau ada yang bisa membuktikan kesalahan itu, tunjukan ke saya hari ini juga. Saya periksa kalapasnya semua jajarannya," katanya.

Setya Novanto 

Sementara itu, tim dokter Kanwil Kemenkumham Jabar, Choky Simanjuntak menjelaskan dari hasil diagnosis dan rekam medis, Setya Novanto menderita beragam penyakit.

(Baca Juga: Gagal Ginjal Kronis, Setya Novanto Dirawat di RSPAD Gatot Subroto

Di antaranya adalah gagal ginjal kronis, kelainan pada pembuluh darah arteri koroner pada jantung, diabetes mellitus tipe 2, vertigo, dan penyakit yang berhubungan dengan saraf tulang belakang.

Namun, ia mengaku data penyakit tersebut ia dapatkan hanya dari rekam medis awal. Sementara itu, ia belum tahu persis sejak kapan mantan ketua DPR-RI tersebut mengalami berbagai penyakit itu.

"Direncanakan tindakan operasi EPS (Electrophysiology Study) itu yang untuk operasi memperbaiki irama jantung. Dengan penyakit yang diderita (Setya Novanto) jenis pengobatan (yang harus dilakukan secara) periodik," kata Choky.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini