Putra Eileen, Mark Bunting juga mencari jawaban seputar kematian ibunya. Ia mengklaim bahwa ibunya mendapat 14 jahitan setelah dipukul.
"Para perawat memperhatikan pintu tertutup dan menemukan ibuku penuh darah, dan dia (penyerang) berdiri di dekatnya dengan memegang cangkir," katanya.
Baca: Cerita Perempuan yang Menikah dan Hidup Bersama Seorang Pembunuh
Baca: Kakek 76 Tahun Tewas Dibunuh Istrinya karena Sering KDRT
Ia melanjutkan bahwa pintu sulit terbuka karena pelaku mengikatnya dengan selimut. “Satu-satunya cara mereka para staf bisa masuk dengan memotongnya,” kata Mark.
Seorang juru bicara rumah sakit menceritakan kronologi penyerangan.
“Serangan terhadap Bunting dilakukan pada dini hari oleh seorang pasien yang sebelumnya tidak memberikan indikasi kecenderungan atau niat kekerasan. “Namun, tidak mungkin bagi staf untuk mengawasi semua pasien sepanjang waktu,” katanya.
(Rachmat Fahzry)