nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Venezula Maduro Tampil Bersama Menteri Pertahanan Usai Ada Upaya Kudeta

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 01 Mei 2019 18:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 01 18 2050324 presiden-venezula-maduro-tampil-bersama-menteri-pertahanan-usai-ada-upaya-kudeta-xjqUVrxG0U.jpg Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/Reuters

CARACAS - Presiden Venezuela Nicolas Maduro muncul dalam satu tayangan televisi pemerintah pada Selasa malam (30/4/2019) bersama dengan Menteri Pertahanan Vladimir Padrino.

Laproan Reuters, tampilnya Maduro adalah penampilan pertamanya di depan umum sejak oposisi menyerukan pemberontakan militer pada Selasa 30 April 2019 pagi.

Maduro mengatakan di dalam tayangan itu bahwa pihaknya telah mengalahkan upaya kudeta yang hendak dilakukan oleh pemimpin oposisi, Juan Guaido.

Ia juga telah menetapkan kembali Gustavo Gonzalez Lopez sebagai Kepala Dinas Intelijen Sebin, tapi ia tidak memberi perincian mengenai keluarnya Manuel Chritopher Figuera dari pucuk pimpinan lembaga itu.

Christoperh Figuera menggantikan Gonzalez Lopez sebagai pimpinan Sebin tahun lalu.

Wakil Presiden Venezuela Jorge Rodriguez menyebut pihak yang melakukan kudeta adalah sekelompok kecil personel militer "pengkhianat".

Foto/Reuters 

Jorge Rodriguez mengatakan sekelompok tentara mengambil posisi di Jalan Altamira, yang berada di dekat pangkalan udara militer La Carlota, untuk memberontak melawan Undang-Undang Dasar dan kedamaian negeri tersebut.

"Kami menyeru rakyat agar tetap siaga tinggi, bersama dengan Angkatan Bersenjata Nasional Bolivaria, yang jaya, untuk mengalahkan upaya kudeta dan memelihara perdamaian," kata Rodriguez.

Pernyataan Rodriguez dikeluarkan setelah pemimpin oposisi Juan Guaido menyiarkan video yang berisi seruannya bagi pemberontakan bersama sekelompok tentara.

Diosdado Cabello, Kepala Majlis Konstituensi Nasional, juga menyeru rakyat dan militer agar berkumpul di sekeliling Istana Presiden guna mempertahankan Presiden Nicolas Maduro.

Foto/Reuters 

Sementara itu Menteri Pertahanan Vladimir Padrino Lopez mengatakan Angkatan Bersenjata Nasional Bolivaria akan terus mempertahankan Undang-Undang Dasar Nasional dan semua kesatuan militer melaporkan keadaan normal di pangkalan mereka.

Pada Selasa pagi, Guaido menyiarkan video yang berisi pertemuannya dengan satuan militer Angkatan Bersenjata Nasional dan menyerukan pemberontakan guna mengakhiri "perebutan kekuasaan" Maduro.

Ketegangan di Venezuela meletus ketika Guaido, yang memimpin Majelis Nasional Venezuela, mengumumkan diri sebagai Penjabat Presiden pada 23 Januari, tindakan yang didukung oleh AS dan Banyak negara Eropa serta Amerika Latin.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini