Pandangan Vedi diamini juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Meutya Hafid. Menurutnya, pemilu telah berjalan demokratis dan dinamis. Adanya perbedaan pandangan selama proses pemilu dinilai merupakan hal yang wajar.
Hal yang terpenting, kata Meutya, pemilu telah berlangsung aman, lancar, damai, dan sangat demokratis.
"Kami mengapresiasi antusiasme sekaligus kedewasaan masyarakat dalam menjalani proses demokrasi. Hasil survei Litbang Kompas terkini menunjukkan sebanyak 92,5% responden menerima apabila pilihannya kalah. Ini menunjukkan tingkat kedewasaan demokrasi di Indonesia yang cukup tinggi," kata Meutya.
Baca Juga : Hasil Quick Count LSI Denny JA, Jokowi-Maruf Menang di 21 Provinsi
Hasil survei itu juga menunjukkan sebanyak 2,6 persen mendukung pasangan capres mengajukan gugatan ke MK dan hanya 0,6 persen melakukan demonstrasi.