nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Merapi Terpantau Meluncurkan Guguran Lava Sejauh 950 Meter

Antara, Jurnalis · Senin 06 Mei 2019 10:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 06 510 2051979 merapi-terpantau-meluncurkan-guguran-lava-sejauh-950-meter-dSoJfZHkPR.jpg Gunung Merapi. (Foto: @BPPTKG)

YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkapkan Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari ini meluncurkan satu kali guguran lava dengan jarak luncur 950 meter.

Mengutip dari Antaranews, Senin (6/5/2019), Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta menyebutkan guguran lava yang terekam pada periode pengamatan pukul 00.00–06.00 WIB mengarah ke hulu Kali Gendol.

(Baca juga: Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 900 Meter)

Selain guguran lava, gunung api teraktif di Indonesia itu juga mengalami 23 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–25 mm selama 17,8–95,4 detik; 3 kali gempa embusan dengan amplitudo 4–10 mm selama 27,1–40,4 detik; serta satu kali gempa frekuensi rendah beramplitudo 4 mm dengan durasi 15,2 detik.

Sementara hasil pengamatan visual pada periode tersebut menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 15 meter di atas puncak kawah.

Angin di gunung itu bertiup lemah ke arah barat. Suhu udaranya 15–20,2 derajat Celsius dan kelembapan udaranya 64–82 persen dan tekanan udara 568,6–709,2 mmHg.

Hingga saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada. Sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

(Baca juga: Guguran Lava Pijar Terpantau Meluncur dari Merapi Sejauh 650 Meter)

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau Kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG. (han)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini