Tapi meskipun masih ada tuduhan dari pihak sebelah, Erick mengingatkan, harus tetap merangkul saudara-saudara yang berada di seberang. "Karena ingat, pemilu lima tahun sekali, tapi kembali lagi ke poin yang tadi, masak 100 tahun Indonesia merdeka kita tidak mau nikmati sama-sama," tutur Erick.
Erick juga mengungkapkan, Pak Jokowi itu milik semua, milik bangsa Indonesia. "Mari kita sama-sama berjuang untuk kebaikan dan Indonesia yang lebih maju. Pak Jokowi itu milik semua. Bukan milik ini, milik itu, milik semua," tegas Erick.

Diingatkan agar perjuangan ini, ketentraman ini harus dijaga terus, jangan sampai 'break' atau terhenti. "Jangan sampai yang cita-citanya bagus, arahnya sudah bagus, karena perpecahan, karena kepentingan-kepentingan individu, kepentingan kekuasaan, akhirnya negara kita ke arah yang salah yang akhirnya tidak bisa dinikmati oleh kebanyakan dari kita," terang Erick.
Erick meberharap untuk semua pendukung 01 untuk menjaga lingkungan yang damai, merangkul mereka yang masih berbeda.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.