Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Di Keerom, @Wadomu Art Ajak Wisatawan Go Green

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Rabu, 08 Mei 2019 |08:59 WIB
Di Keerom, @Wadomu Art Ajak Wisatawan <i>Go Green</i>
Foto: dok Kemenpar
A
A
A

KEEROM – Kampanye go green terdengar di Festival Crossborder Keerom 2019. Penggeraknya adalah @Wadomu Art. Berbagai limbah dan sampah didaur ulang menjadi karya kreatif oleh @Wadomu Art. Selain artistik, karya inovatif rumah industri asal Entrop, Jayapura, Papua, memiliki nilai ekonomi sangat tinggi.

Festival Crossborder Keerom 2019 telah selesai digelar 3-5 Mei 2019. Di ajang itu, @Wadomu Art menempati booth 23. @Wadomu Art terlihat menonjol. Ada beragam souvenir yang didisplay di sana. Sebagian besar dibuat dari daur ulang limbah pinang dan kelapa. Teknik pembuatannya secara tradisional dengan tingkat kerumitan tinggi.

Booth @Wadomu Art juga dilengkapi taman kecil lengkap dengan bunganya. Wajar bila galeri ini terpilih jadi Booth Terbaik Festival Crossborder Keerom 2019. Apalagi di booth, pengunjung juga bisa melihat dan belajar pembuatan souvenirnya.

Owner @Wadomu Art Beny Rumbiat mengatakan, produk kreatifnya ramah lingkungan. “Semua produk kreatif kami sangat ramah lingkungan. Sebab, bahan bakunya diambil dari limbah yang ada di sekitar rumah. Semuanya kami kumpulkan. Dengan sedikit sentuhan, limbah-limbah ini diubah menjadi souvenir. Produknya mencirikan keunikan dan kekhasan budaya Papua,” kata Beny, kemarin.

Ada banyak karya kreatif yang didisplay oleh @Wadomu Art di Festival Crossborder Keerom 2019. Dari yang terlihat sederhana hingga rumit. Dikembangkan dari limbah pinang, karya artistik berupa bunga pun dihasilkan. Caranya, kulit pinang dibusukan lalu diputar balik. Berikutnya dicuci bersih memakai sabun baru diberi pemutih biar terlihat cerah. Tahap akhir diberi pewarnaan dan dirangkai.

Dengan sedikit treatment, karya ini dibanderol Rp40 Ribu per tangkainya. Setiap tangkai hanya terdiri dari 4-5 buah bunga daur ulang limbah pinang. Nilai ini berlipat-lipat dari penjualan buah pinang pada umumnya. Dalam setumpuk buah pinang segar dengan isi lebih dari 5 hanya dihargai Rp10 Ribu. Dan, @Wadomu Art sudah membagikan ilmunya di wilayah Yoka, Jayapura, melalui pelatihan khusus.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement