Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Erdogan Dikritik Setelah Pilkada Istanbul Diulang Menyusul Kekalahan Partainya

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Rabu, 08 Mei 2019 |08:05 WIB
Presiden Erdogan Dikritik Setelah Pilkada Istanbul Diulang Menyusul Kekalahan Partainya
Recep Tayyip Erdogan. (Foto: EPA)
A
A
A

Wakil Ketua Partai CHP, Onursal Adiguzel, mengatakan pengulangan pilkada menunjukkan "ilegal menang atas Partai AK" dan keputusan tersebut jelas bukti "kediktatoran".

"Sistem yang membatalkan kehendak rakyat dan mengabaikan hukum bukanlah demokratis dan sahih," cuit Adiguzel.

Ekrem Imamoglu resmi ditunjuk sebagai wali kota Istanbul pada April lalu, setelah memenangi pilkada sebulan sebelumnya. Namun, atas perintah komisi pemilihan umum Turki, pilkada Istanbul akan diulang pada 23 Juni.

Oposisi bertekad menang lagi

Dalam pidato yang disebarluaskan media sosial, Imamoglu mengecam keputusan Komisi Pemilihan Umum Turki.

"Kami tidak akan pernah mengompromikan prinsip-prinsip kami. Negara ini dipenuhi 82 juta orang patriot yang akan berjuang…sampai detik terakhir untuk demokrasi."

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement