nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Merapi Kembali Muntahkan Guguran Lava Pijar Sejauh 650 Meter

Antara, Jurnalis · Kamis 09 Mei 2019 10:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 09 510 2053399 gunung-merapi-kembali-muntahkan-guguran-lava-pijar-sejauh-650-meter-1yvbADtvqA.jpg Pengamatan Gunung Merapi via PGM Selo. (Foto: @BPPTKG)

YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat satu kali guguran lava pijar keluar dari Gunung Merapi dengan jarak luncur 650 meter ke arah Kali Gendol.

Mengutip dari Antaranews, Kamis (9/5/2019), Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui pernyataan resminya di Yogyakarta menyatakan satu kali guguran lava itu terpantau berdasarkan periode pengamatan melalui CCTV sejak Rabu 8 Mei, pukul 18.00 WIB; sampai Kamis 9 Mei, pukul 06.00 WIB.

(Baca juga: Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 1.400 Meter ke Kali Gendol)

Sementara berdasarkan pengamatan pada Kamis pukul 00.00–06.00 WIB, BPPTKG mencatat sejumlah kegempaan. Di antaranya adalah satu kali gempa guguran dengan amplitudo 3 meter yang berlangsung selama 45,88 detik dan satu kali frekuensi rendah dengan amplitudo 2 mm selama 10,28 detik.

Pada periode itu, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.

Cuaca di gunung teraktif di Indonesia ini terpantau cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat dengan suhu udara 14,5–20,1 derajat Celsius, kelembapan udara 57–83 persen, dan tekanan udara 627,4–708 mmHg.

Hingga kini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada. Sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi.

(Baca juga: Merapi Terpantau Meluncurkan Guguran Lava Sejauh 950 Meter)

Sehubungan dengan kejadian guguran awan panas dengan jarak luncurnya semakin jauh, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi, media sosial BPPTKG, atau ke Kantor BPPTKG.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini