Ganjar Sebut Hadirnya Posko Prabowo Buat Jokowi Menang Telak di Jateng

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 10 Mei 2019 15:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 10 605 2054079 ganjar-sebut-hadirnya-posko-prabowo-buat-jokowi-menang-telak-di-jateng-84X3Tt0JIA.jpg

JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo mengatakan kemenangan paslon nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di daerahnya merupakan hal yang biasa.‎ Namun, kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Jateng bukan tanpa sebab.

Kata Ganjar, kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Jateng salah satunya karena adanya posko Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Hal itu, memacu Tim Kampanye Nasional (TKN) ‎Jokowi-Ma'ruf Amin untuk bekerja mempertahankan suara di Jateng.

‎"Kayaknya justru poskonya (BPN Prabowo-Sandi) ditaruh di sana (Jateng) jadi semua semangat. Jadi semua semangat, semua bekerja dan alhamdulillah di Jawa Tengah kondusif ya bekerjanya juga cukup serius," kata Ganjar usai diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi E-KTP di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019).

Menurut Ganjar, ‎kelompok masyarakat kelompok ulama di Jawa Tengah sangat solid mendukung paslon Jokowi-Ma'ruf Amin. Ditambah adanya posko BPN Prabowo-Sandi yang memacu TKN dan relawan Jokowi-Ma'ruf Amin bekerja eras.

"Maka kolaborasi kekuatan besar itu membikin suara lompatan cukup tinggi jadi posko di sana malah dari awal mentrigger kita untuk emangat. Dan itu terasa betul ketika kampanye terakhir itu di beberapa titik membludak, Solo membuludak, Sukoharjo membludak, Banyumas, Tegal, Brebes itu di luar dugaan kita," katanya.

Ganjar heran dengan daerah Brebes yang basis massanya sangat kecil ‎namun justru jumlah suara untuk Jokowi-Ma'ruf Amin hampir 70 persen. Daerah di Jawa Tengah lainnya juga serupa yang mayoritas memilih paslon nomor urut 01.

"Ya saya dulu kan kalah di Brebes, tapi sekarang Brebes balik 70 persen lebih, Tegal juga lompatannya luar biasa. Kebumen juga saya kalah juga dulu. Purbalingga saya juga kalah tapi pak Jokowi memang mutlak semua," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini