Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Danseskoal Beri Kuliah Umum di Universitas Indonesia

Rani Hardjanti , Jurnalis-Selasa, 14 Mei 2019 |02:48 WIB
Danseskoal Beri Kuliah Umum di Universitas Indonesia
Danseskoal Laksda TNI Amarullah Octavian Beri Kuliah Umum di Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat (foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksda TNI Amarulla Octavian, memberi kuliah umum kepada sivitas akademika Universitas Indonesia (UI).

Disambut langsung oleh Wakil Rektor I UI Prof. DR. Bambang Wibawakarta dan Dekan FISIP UI DR. Arie Susilo, kuliah umum dihadiri para dosen dan mahasiswa dari UI, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Pertahanan (Unhan) dan Perwira Mahasiswa Seskoal sejumlah 150 peserta.

Danseskoal Laksda TNI Amarulla Octavian, Beri Kuliah Umum di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat (foto: Ist)	 

Hadir pula guru besar FISIP UI Prof. DR. Iwan Gardono, guru besar Fasilkom UI Prof. DR. Wisnu Jatmiko dan Dekan Fakultas Teknologi Pertahanan Unhan DR. Romie Oktovianus Bura.

Kuliah umum berjudul “Militer dan Globalisasi di Era Revolusi Industri 4.0.” ditinjau dari perspektif sosiologi militer. FISIP UI menjadi pelopor mata kuliah sosiologi militer di Indonesia sekaligus mengembangkannya ke dalam beberapa penelitian bersama Seskoal.

Materi yang disampaikan Danseskoal Laksda TNI Amarulla Octavian, membahas perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0. mendorong kemajuan sistem persenjataan di seluruh dunia.

"Militer di banyak negara dituntut mampu mengawaki berbagai macam peralatan yang mengarah robotisasi dengan presisi dan akurasi yang tinggi," ucap Laksda TNI Amarulla, Senin (13/5/2019).

Menurut dia, para prajurit TNI AL juga dituntut memiliki kompetensi dan kapasitas literasi digital sekaligus perubahan paradigma dengan nilai-nilai dan norma yang baru.

Danseskoal Laksda TNI Amarulla Octavian, Beri Kuliah Umum di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat (foto: Ist)	 

"Sosiologi militer juga membahas interaksi sosial manusia (prajurit) dengan bukan manusia (mesin berbasis artificial intelligence). Dengan Leadership Agility, maka para Panglima dan Komandan di lingkungan TNI AL dapat meningkatkan kepemimpinan yang tangkas mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis yang semakin kompleks," urainya.

Peserta kuliah umum memberi apresiasi tinggi dengan banyaknya pertanyaan yang kritis dan antusias. Beberapa materi bahasan dalam kuliah umum dinilai sangat relevan dengan perkembangan di Indonesia saat ini dan ke depan.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement