nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasihan, Barang Dagangan Milik Pasutri Lanjut Usia Diborong Pakai Uang Palsu

Bramantyo, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 20:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 14 512 2055608 kasihan-barang-dagangan-milik-pasutri-lanjut-usia-diborong-pakai-uang-palsu-gCY3K3zw99.jpg Mba Suroso bersama Kapolsek Jebres Kompol Juliana (foto: ist)

SOLO - Rasa gembira pasangan suami istri yang sudah berusia lanjut, Mbah Suroso (92) dan istrinya Parjiem (83), barang dagangannya di borong oleh seseorang yang tak dikenalnya itu berubah sirna. Saat mengetahui kalau uang yang diberikan oleh pembeli tersebut ternyata adalah palsu.

Informasi yang dihimpun Okezone, kejadian tersebut terjadi di pagi hari sesaat Mbah Suroso baru saja menggelar dagangannya di lokasi dimana dirinya bisa berjualan di jalan Juanda, Sekarpace, Solo.

"Nembe buka dagangan, ditumbasi tiang pados rokok ngangge mobil (baru buka warung ada yang beli pakai mobil," ujar Mbah Suroso dengan menggunakan bahasa Jawa, Selasa (14/5/2019).

Pembeli itu, ungkap Mbah Suroso, membeli 14 bungkus rokok yakni Marlboro, Sampoerna Mild, Dunhill dan Djarum Super seharga Rp300 ribu.

Tanpa ada rasa curiga sedikitpun, Mbah Suroso pun menerima uang tersebut. Sebelum beranjak pergi, pembeli misterius itu pun menukarkan uang sebesar Rp100 ribu dengan pecahan Rp50 ribu dua lembar.

"Tumbas rokok cacahe 14 macem - macem rokoke. Terus lintu arto Rp. 100 nyuwun Rp. 50 ribu kalih (beli rokok 14 macem, masih tukar uang Rp 100 ribu minta pecahan Rp. 50 ribuan dua)," lanjutnya.

 Mbah Suroso yang tertipu uang palsu

Sehingga total uang yang diterima dari pembeli tersebut sebesar Rp400 ribu. Setelah pembeli misterius itu pergi meninggalkan lokasi dimana Mbah Suroso berjualan, dirinya pun bercerita kalau dirinya baru saja dapat penglaris jualan pada pedagang lainnya sambil menunjukan uang yang diterimanya.

Mbah Suroso langsung lemas, saat pedagang itu menyampaikan kalau uang yang diterimanya itu seluruhnya adalah palsu. Namun apa daya, pembeli misterius itu sudah keburu kabur ke arah timur.

Kapolsek Jebres, Kompol Juliana BR Bangun mengatakan setelah pihaknya mendapatkan laporan adanya penjual yang menerima uang yang diduga palsu ini pun langsung menuju lokasi dimana Mbah Suroso ini berjualan.

Dari hasil pengecekan fisik dan membandingkan dengan uang asli, banyak sekali perbedaannya.

"Baik itu warna yang kusam seperti luntur (pudar), termasuk logo Bank Indonesia (BI) miliki perbedaaan jauh dengan aslinya," paparnya.

 Kapolsek Jebres Kompol Juliana dengan Mbah Suroso

Ditambahkan Kompol Juliana, karena kondisi pasutri sudah sangat sepuh maka, pihaknya berinisiatif untuk menjemput keduanya untuk dimintai keterangan dan selanjutnya mengantar mereka kembali.

Tak hanya itu saja, karena terenyuh melihat kejadian yang menimpa Mbah Suroso ini, Juliana pun menggantikan uang palsu yang diterimanya itu dengan uang asli dengan nominal yang sama

"Dan karena Mbah uangnya palsu saya merasa kasihan semoga si Mbah rejekinya semakin banyak dan tidak kena tipu lagi, uangnya saya ganti yang asli. Dan ini jadi barang bukti,"ujar Juliana sambil menyerahkan uang pengganti yang asli pada Mbah Suroso.

"Hasil keterangan sempat mengetahui warna mobil, jenis dan ciri-ciri mereka yang membeli dengan uang palsu tersebut,"imbuhnya.

Juliana mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati terkait peredaran uang palsu yang diprediksi bisa meningkat menjelang Lebaran.

"Dugaan kami, mereka mengincar orang tua dan membeli kalau enggak malam ya pagi-pagi hari saat sepi," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini