(Baca Juga: Jokowi: Menteri Boleh Umur 20-25, Biar yang Muda Belajar Kepemimpinan Negara)
Sony diketahui memiliki latar belakang pendidikan di bidang strategi komunikasi. Ia lulus dari University of New South Wales, Sydney, Australia. Ia senang berdiskusi dan bertukar pikiran dengan sejumlah aktivis, akademisi hingga petinggi lembaga pemerintahan untuk membahas masa depan Indonesia.
"Saya ini tipikal pekerja keras saat masih duduk di bangku kuliah. Tetapi yang saya perhatikan, Pak Jokowi ini kerjanya jauh lebih keras daripada saya. Indonesia perlu pemimpin dan sekaligus pelayan publik seperti Pak Jokowi," ujarnya.

Berbicara soal kedekatannya dengan Jokowi, ia mengaku banyak orang yang dekat dengan Jokowi. Bahkan, ia merasa tidak apa-apanya bila dibandingkan dengan yang lain. Begitu pula bila melihat nama calon menteri, tentu sangat banyak yang hebat-hebat.