nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Geledah Kantor Bupati Bengkalis Terkait Kasus Proyek Jalan

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 17:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 15 340 2056104 kpk-geledah-kantor-bupati-bengkalis-terkait-kasus-proyek-jalan-DIZdJEAAUv.jpg

PEKANBARU - Komisi Pemberatansan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan Kantor Bupati Bengkalis, Riau. Sebelumnya, Kantor Bupati yang dipimpin Amril Mukminin ini juga sudah digeledah lembaga anti rasuah itu.

"Pihak KPK meminta kita 10 personel untuk pengawalan," kata Kapolres Bengkalis AKBP Yuruf Rahmanto Rabu (15/5/2019).

Informasi yang himpun, tim dari KPK mendatangi Kantor KPK sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah turun dari mobil, tim yang menggunakan rompi bertuliskan KPK memasuki Kantor Bupati Bengkalis. Pemeriksaan dilakukan secara tertutup dan dikawal ketat pihak kepolisian.

Bupati Bengkalis, Amril Mukminin

Setelah melakukan penggeledan selama dua jam, tim KPK meninggalkan Kantor Bupati Bengkalis dengan menggunakan dua unit mobil. Tim KPK juga membawa dua koper yang diduga merupakan barang bukti yang disita di kantor bupati.

(Baca Juga: Bupati Bengkalis Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi Proyek Jalan)

Pada Juni 2018, KPK juga sudah menggeledah kantor bupati dan Rumah Dinas Bupati Bengkalis, Amril Mukminin. Setelah penggeledahan, tidak lama KPK mengeluarkan surat cekal ke Amril, politisi dari Partai Golkar itu.

Penggeledahan itu terkait kasus peningkatan Jalan Batu Panjang, Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau tahun 2013-2015. Dalam perjalan kasusnya KPK menetapkan dua tersangka. Mereka ada Sekretaris Daerah Dumai Muhammad Nasir yang saat itu menjabat Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis serta Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar. Terkait kasus tersebut, KPK juga sudah memeriksa Amril.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini