nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sekolah di Ohio Ditutup Setelah Tercemar Bahan Kimia Radioaktif

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 16:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 16 18 2056557 sekolah-di-ohio-ditutup-setelah-tercemar-bahan-kimia-radioaktif-LcKETWbunk.jpg Foto: Reuters.

PIKETON - Sebuah sekolah menengah di Ohio, Amerika Serikat (AS) harus ditutup untuk sisa tahun ajaran setelah pihak berwenang menemukan bahwa sekolah itu telah terkontaminasi bahan kimia beradioaktif.

Para pejabat mengatakan monitor udara terdekat mendeteksi uranium dan neptunium-237 yang diperkaya di Zahn's Corner Middle School di Piketon, selatan Ohio. Ada lebih dari 300 siswa dan 25 staf di sekolah tersebut.

Sebuah pabrik nuklir yang terletak di dekat sekolah itu membuat uranium tingkat senjata untuk Departemen Energi hingga ditutup pada 2001.

"Tidak ada buku pedoman tentang bagaimana kita menangani hal ini," kata pengawas Todd Burkitt kepada penyiar lokal WLWT sebagaimana dilansir BBC, Kamis (16/5/2019). "Kami sedang menulis naskahnya sambil menanganinya saat ini."

Distrik Sekolah Lokal Scioto Valley mengatakan bahwa sekolah akan tetap ditutup sampai "sumber, luasnya, tingkat kontaminasi, dan dampak potensial terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan dapat ditentukan."

Menurut surat mereka, uranium dan neptunium yang diperkaya adalah "kontaminan yang memprihatinkan" di Portsmouth Gaseous Diffusion Plant di dekatnya.

Pabrik itu membuat bahan nuklir untuk Departemen Energi AS dan program senjata nuklir AS antara tahun 1954 dan 2001.

"Setelah Perang Dingin, pengayaan uranium tingkat senjata ditangguhkan dan fasilitas produksi disewakan kepada sektor swasta," kata Departemen Energi di situs laman resminya. "Pada tahun 2001, operasi pengayaan dihentikan di lokasi itu."

Saat ini beberapa operasi untuk menonaktifkan dan mendekontaminasi lokasi itu sedang berlangsung.

Anggota dewan setempat Jennifer Chandler mengatakan kepada CNN bahwa lima anak di distrik itu telah didiagnosis menderita kanker dalam lima tahun terakhir, tiga di antaranya telah meninggal.

"Kamu tidak ingin membuat klaim bahwa kamu tidak dapat membuat buktikan," katanya. "Bagaimana ini disebabkan? Apakah ini kanker genetik? Apakah ini kanker lingkungan? Saya bukan profesional medis.

"Ini bukan permainan, Anda tahu. Ini adalah nyawa orang."

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini