TKN Jokowi Yakin Prabowo Tolak Hasil Pilpres karena Dirasuki 'Setan Gundul'

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 07:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 16 605 2056273 tkn-jokowi-yakin-prabowo-tolak-hasil-pilpres-karena-dirasuki-setan-gundul-WVVFjHjCOq.jpg Ahmad Rofiq (Fadel/Okezone)

JAKARTA – Prabowo Subianto menolak hasil penghitungan suara Pilpres 2019 karena dianggap curang. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin meyakini sikap yang ditunjukkan capres nomor urut 02 itu dipengaruhi bisikan kelompok tertentu yang diistilahkan dengan ‘setan gundul’.

Wakil Sekertaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Ahmad Rofiq menyakini penolakan terhadap hasil penghitungan suara Pilpres di KPU bukan sikap murni Prabowo.

"Saya tidak yakin itu sikap murni pak Prabowo karena sejatinya di dada pak Prabowo adalah merah putih, seorang negarawan sejati yang selalu menghormati norma-norma hukum yang berlaku," kata Rofiq kepada Okezone, Kamis (16/5/2019).

Menurutnya, sosok Ketua Umum Partai Gerindra itu selalu menjunjung tinggi undang-undang, sehingga selalu mengutamakan konstitusional sebagai dasar perjuangan.

"Pak Probowo selalu bicara di mana-mana bahwa beliau selalu mewanti- wanti bahwa konstitusional itu dasar utama dalam setiap perjuangannya," ujar Rofiq.Prabowo

Sekjen Partai Perindo ini menduga ada ‘setan gundul’ yang berupaya mempengaruhi Prabowo sehingga keluar pernyataan menolak hasil Pilpres.

"Saya masih percaya sikap pak Prabowo (menolak hasil Pilpres) ini sangat dipengaruhi oleh para setan gundul yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Sebelumnya, Prabowo menyatakan menolak hasil penghitungan suara Pemilu yang menurut dia curang.

“Saya akan menolak hasil penhitungan yang curang. Kami tidak bisa menerima ketidakadilan dan ketidakjujuran," kata Prabowo saat berpidato di acara 'Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa 14 Mei 2019.

(Baca juga: Prabowo Tolak Hasil Pilpres, Jokowi: Bisa Dilaporkan ke Bawaslu dan MK)

Hasil pleno rekapitulasi suara nasional Pilpres 2019 di KPU RI hingga Rabu 15 Mei 2019 malam sudah mencakup 26 provinsi, tinggal menunggu delapan provinsi lagi.

(Baca juga: Prabowo Tuding Penghitungan Suara Pilpres Curang, KPU: Publik Bisa Melihat)

Dari 26 provinsi itu, Jokowi-Ma’ruf Amin menang di 16 provinsi, sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya unggul di 10 provinsi.

(sal)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini