nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tusuk Remaja yang Ketinggalan Rombongan SOTR, 4 Anggota Gangster Digelandang ke Polres Jaksel

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Sabtu 18 Mei 2019 17:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 18 338 2057386 tusuk-remaja-yang-ketinggalan-rombongan-sotr-4-anggota-gangster-digelandang-ke-polres-jaksel-G1mVr2cLxV.jpg Ilustrasi Penangkapan (foto: Shutterstock)

JAKARTA - Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan empat orang terduga anggota gangster yang mengeroyok serta membunuh Danu Tirta (16). Keempat terduga pelaku pembunuhan tersebut sudah berada di Mapolres Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya mengungkapkan, saat diamankan, para pelaku penyerangan tersebut terbukti membawa senjata tajam jenis celurit. Selain itu, masih terdapat bercak darah dari celurit tersebut.

Baca Juga: Remaja Tewas Diseret dan Ditusuk Gangster Usai Tertinggal Rombongan SOTR di Jaksel 

"Tim Eagle One dan Polres atau Polsek berhasil mengamankan empat orang. Mereka membawa senjata tajam yang salah satunya itu ada celurit yang kita lihat ada bercak darah," ujar Kompol Andi di Mapolres Jakarta Selatan, Sabtu (18/5/2019).

Gangster yang Diduga Beraksi di Jaksel (foto: Hambali/Okezone) 

Menurut Kompol Andi, keempat orang yang diamankan bukanlah pelaku utama penusukan yang menewaskan korban. Saat ini, polisi masih memburu pelaku penusukan yang kabur bersama gerombolan lainnya.

"Namun dari yang sementara kita periksa yang mengatakan pemiliknya adalah seseorang. Nah ini yang kita kejar. Kita mohon waktu untuk tim lapangan bekerja serta menangkap pelakunya," jelasnya.

Jajaran Polres Jakarta Selatan menemukan banyak jenis senjata tajam di lokasi kejadian yakni, Jalan Dr Satrio, Setiabudi, Jakarta Selatan, saat melakukan pengejaran pada malam tadi. Tak hanya itu, bercak darah juga masih menempel di senjata tajam milik pelaku.‎

"Kami akan melakukan pemeriksaan secara laboratoris ke puslabfor untuk berkaitan dengan senjata tajam tersebut dan siapa pemiliknya," papar Andi.

Sebelumnya diketahui, seorang remaja berusia 16 tahun, Danu Tirta harus meregang nyawa saat ikut konvoi Sahur On The Road (SOTR) bersama rekan-rekannya, pada Sabtu (18/5/2019), sekira pukul 01.05 WIB, dini hari.

Awalnya, Danu ikut konvoi SOTR menggunakan motor berboncengan dengan adiknya. Namun, Danu tertinggal rombongan SOTR di Jalan Dr Satrio tepatnya di depan Vihara, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Danu bersama adiknya kemudian berhenti di pinggir jalan untuk koordinasi. Tiba-tiba, dari arah belakang Danu, datang segerombolan pemuda yang diduga gangster dengan membawa bendera hitam

Selanjutnya, sempat terjadi cekcok mulut dan saling ejek antara Danu dengan beberapa anggota gengster. Sayangnya, Danu tidak sempat melarikan diri saat akan dikeroyok oleh anggota gangster.

Baca Juga: Polisi Tangkap Sejumlah Remaja Diduga Gangster yang Beraksi di Jaksel 

Danu kemudian diseret dan ditusuk dengan pedang oleh seorang anggota gangster. Pedang tersebut tembus dari punggung belakang ke paru-paru Danu.

Danu selanjutnya langsung dibawa ke Rumah Sakit Jakarta menggunakan Taksi. Setibanya di RS Jakarta, Danu ternyata sudah meninggal dunia ketika dalam perjalanan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini