"Kondisi belakangan ini semua pihak agar menahan diri, menjelang tanggal 22 Mei pengumuman hasil perhitungan Pemilu agar tidak berjalan sendiri-sendiri," sambungnya.
Ny Sinta didampingi Wawali Surakarta Achmad Purnomo dan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) KH Abdul Rozak mengatakan pihaknya terus berupaya merekatkan kohesi sosial di negara Indonesia yang masyarakatnya heterogen ini.
"Dengan cara sahur bersama yang juga diikuti warga non muslim di lokasi kawasan marginal, juga berceramah di berbagai kota, kami berupaya merekatkan bangunan NKRI agar tetap kokoh dan kuat bersatu," pungkasnya.
(Awaludin)