Yenti memastikan, pihaknya akan terbuka untuk menerima masukan dari siapapun. Selain itu, Pansel Capim KPK juga mendorong adanya Capim KPK yang berasal dari daerah.
"Seteah lolos admin, kami buka ke media. Dan kami buka akses hingga wawancara," paparnya.
Pansel Capim KPK juga akan menelusuri rekam jejak setiap calon pimpinan KPK itu dengan menggandeng Polri, Kejaksaan, KPK, PPATK, MA, BIN, dan BNPT. Hal itu guna mencegah adanya pimpiman lembaga antirasuah yang terpapar radikalisme.
"Namun hasil itu tentu tidak bisa kami sampaikan, namun setiap tahap kami sampaikan. Kita ada waktu sejak 17 Mei sampai nanti Insya Allah serahkan ke Presiden akhir September. Waktu kepemimpinan KPK selesai, kami sudah umumkan oleh DPR," tandasnya.
(Awaludin)