nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aa Gym Mohon Kekerasan Dihentikan: Jangan Sampai Terprovokasi Pihak Tak Bertanggung Jawab

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 22 Mei 2019 22:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 22 337 2059234 aa-gym-mohon-kekerasan-dihentikan-jangan-sampai-terprovokasi-pihak-tak-bertanggung-jawab-SMSN7RajPC.jpg Aa Gym. (Dok Okezone)

JAKARTA – Pimpinan Pesantren Daarut Tauhid, Abdullah Gymnastiar, prihatin dengan kericuhan yang terjadi saat aksi massa pada 21 dan 22 Mei 2019 di Jakarta. Terlebih, kericuhan itu terjadi di bulan suci Ramadan.

“Saudara-saudaraku sebangsa dan se-Tanah Air, kita adalah bersaudara. Aparat, rakyat, para tokoh adalah sama saudara anak bangsa Indonesia,” kata Ustaz kondang yang akrab disapa Aa Gym itu dalam keterangannya, Rabu (22/5/2019).

Ia menyebutkan, Indonesia ini adalah rumah yang harus dijaga bersama. Ia pun memohon agar segala tindak kekerasan dihentikan.

Aksi 22 Mei: Massa dan Polisi Saling Serang di Depan Bawaslu

“Kekerasan, kerusuhan hanya akan menimbulkan masalah yang lebih buruk kerusakan dan kehancuran bagi negeri ini Naudzubillah,” ucapnya.

Ia meminta kepada semua pihak untuk menahan diri sepanas apapun suasana dan hati, tetap harus berpikir jernih. “Jangan pernah terprovokasi dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang menginginkan negeri ini hancur-hancuran,” katanya.

Ia mengimbau massa untuk menyelesaikan masalah sesuai dengan konstitusi. Ia juga meminta kepada seluruh elite politik dan pejabat untuk meredakan ketengan yang terjadi di masyarakat.

“Kita ajak semua pihak dan masyarakat untuk menempuh jalan yang konstitusional jangan sampai bertambah rakyat dan aparat yang menjadi korban,” ujarnya.


Baca Juga : Puluhan Provokator Aksi 22 Mei Tantang Polisi Keluar di Gedung Sarinah

“Ingat sekali lagi ini adalah ujian bersama dan kita ini bersaudara. Ini adalah bulan suci dan Insya Allah kita bisa melewati semua ini dengan baik jikalau niat kita benar, cara kita benar, dan selalu mohon pertolongan Allah SWT,” tuturnya.


Baca Juga : Ricuh di Bawaslu, Massa Aksi 22 Mei Ditangkap Polisi

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini