JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) menyatakan Polri harus segera mengungkapkan siapa dalang dan yang membiayai aksi demo protes hasil Pilpres pada 21-22 Mei 2019 di Jakarta yang berlangsung rusuh. Ada empat poin yang perlu diusut dan dijelaskan Polri secara transparan ke publik.
“Pertama, Polri sudah menyita satu mobil ambulans berlogo Partai Gerindra yang diduga mensuplai batu untuk demonstran, siapa pemiliknya dan siapa otak penyuplai batu untuk melempari aparat itu,” kata Neta S Pane, Ketua Presidium IPW, Kamis (23/5/2019).
Kedua, lanjut dia, Polri sudah menyita sejumlah uang dari sejumlah demonstran yang diduga pelaku kerusuhan, sehingga Polri mengatakan mereka adalah massa bayar.
“Ketiga, Polri harus mengungkapkan, siapa pelaku penembakan dengan peluru tajam yang menyebabkan sejumlah orang tewas dan terluka. Lalu apa kaitannya dengan penemuan ratusan butir peluru tajam di lokasi kerusuhan,” ujar Neta.
Keempat, Polri dan TNI sudah menahan jenderal purnawirawan yang juga tim kampanye Capres 02 yang diduga terlibat dalam penyelundupan senjata api laras panjang.