nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penembakan Misterius di Mako Brimob Purwokerto, 1 Personel Terluka

Taufik Budi, Jurnalis · Sabtu 25 Mei 2019 11:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 25 512 2060261 penembakan-misterius-di-mako-brimob-1-personel-terluka-ZwpxddcBy7.jpg Ilustrasi Penembakan (foto: Shutterstock)

SEMARANG - Seorang anggota Brimob terluka akibat penembakan misterius yang menyasar Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penembakan terjadi Sabtu (25/5/2019) sekira pukul 01.30 WIB.

"Benar ada kejadian penembakan di Mako Brimob Purwokerto sekira pukul 01.30 WIB, dini hari tadi," ujar Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Agus Triatmaja.

Baca Juga: Pos Penjagaan Mako Brimob Purwokerto Ditembaki Orang Tak Dikenal 

"(Penembakan itu) mengakibatkan kaca pecah dan satu anggota terluka," tambahnya.

Ilustrasi Penembakan (foto: Shutterstock)

Dia menjelaskan, personel Brimob yang terluka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Terdapat sejumlah jahitan untuk menutup luka sekaligus menghentikan perdarahan.

"Dirawat di rumah sakiit terdekat tapi sudah bisa diizinkan pulang. Terdapat beberapa luka jahitan," katanya tanpa menyebut identitas anggota Brimob yang terluka.

Sebelumnya diberitakan, Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ditembaki oleh orang tak dikenal, pada Sabtu (25/5/2019) dini hari. Informasi yang dihimpun dari sejumlah warga, aksi penembakan tersebut diduga terjadi sekitar pukul 01.30 WIB.

"Tadi pas saya sedang salat, sekitar pukul 01.30 WIB, saya dengar suara tembakan sebanyak tiga kali. Saya kira itu suara tembakan personel Brimob yang sedang latihan," kata Herlina (46), pemilik warung makan di seberang jalan depan pintu gerbang Mako Brimob Watumas seperti dikutip Antaranews.

Baca Juga: Sekelompok OTK Tembaki Rumah & Mobil di Bandung

Dia mengaku, baru mengetahui jika ada kejadian penembakan sekitar pukul 07.00 WIB saat keluar dan melihat ada kerumunan warga di depan warung.

"Tadi saya kira ada kejadian apa karena kebetulan ada tetangga yang sakit keras, ternyata ada penembakan di pos penjagaan. Orang-orang itu ngomong kalau ada teroris," ucapnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini