nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Saksi Diperiksa Terkait Penembakan Misterius di Mako Brimob Purwokerto

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Sabtu 25 Mei 2019 15:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 25 512 2060307 4-saksi-diperiksa-terkait-penembakan-misterius-di-mako-brimob-purwokerto-sFRpC457dl.jpg Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Pihak kepolisian telah memeriksa sebanyak empat saksi terkait kasus penembakan misterius di Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Satu dari empat saksi tersebut merupakan korban penembakan.

"Polda Jateng sudah membentuk tim sudah meminta keterangan beberapa saksi ada kurang lebih sekitar 4 orang saksi yang sudah diminta keterangan," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo saat konpers di Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (25/5/2019).

Baca Juga: Pos Penjagaan Mako Brimob Purwokerto Ditembaki Orang Tak Dikenal 

Dedi belum dapat membeberkan hasil pemeriksaan keempat saksi tersebut. Dipastikan Dedi, dari hasil pemeriksaan Closed Circuit Television (CCTV) di dekat TKP, penembak misterius tersebut menggunakan mobil jenis Avanza.

"Jajaran Polda Jawa Tengah khususnya Inafis dan Labfor tadi pagi juga melakukan olah TKP kejadiannya diduga penembakan yang dilakukan oleh seseorang dengan menggunakan kendaraan Avanza," terangnya.

Ilustrasi Polisi Lakukan Olah TKP untuk Keperluan Penyelidikan (foto: Shutterstock) 

Akibat penembakan tersebut, satu Anggota Brimob terluka. Anggota Brimob tersebut bernama Bripka Imam Santoso.

Baca Juga: Pelaku Penembakan Mako Brimob Purwokerto Diduga Gunakan Senjata Laras Panjang 

Imam Santoso terserempet peluru di bagian kepala dan hanya mengalami luka ringan. Saat ini, korban sudah dilarikan ke RS DKT untuk mendapatkan perawatan.

"Untuk korban penembakan kondisinya stabil hanya luka lecet karena yang bersangkutan pada saat kejadian di sini tersebut menggunakan helm saat ini," ungkapnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini