nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaku Penembakan Mako Brimob Purwokerto Masih Misterius, Rekaman CCTV Menunjukkan Ini

Taufik Budi, Jurnalis · Minggu 26 Mei 2019 16:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 26 512 2060571 pelaku-penembakan-mako-brimob-purwokerto-masih-misterius-rekaman-cctv-menunjukkan-ini-HVSAosoGx6.jpg ilustrasi (Shutterstock)

SEMARANG - Polisi terus mendalami kasus penembakan yang menyasar Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Pelakunya hingga kini masih misterius alias belum diketahui.

"Masih dalam penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Agus Triatmaja saat ditanya awak media terkait kasus penembangkan tersebut, Minggu (26/5/2019).

Satu anggota Brimob terluka akibat terserempet peluru yang dimuntahkan senjata pelaku dalam penembakan, pada Sabtu 25 Mei 2019 dini hari.

Untuk mengungkap kasus tersebut, polisi telah memeriksa empat saksi termasuk korban terluka yang bernama Bripka Imam Santoso. Selain itu, petugas juga memeriksa rekaman kamera pengintai atau Closed Circuit Television (CCTV) yang dipasang di dekat lokasi kejadian.

"Untuk sementara belum ada update (perkembangan)," kata Agus.Penembakan

Dari hasil pemeriksaan rekaman CCTV, diketahui penembak misterius tersebut diduga menggunakan mobil jenis minibus Toyata Avanza.

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan tembakan yang dilakukan, pelaku diduga menggunakan senjata laras laras panjang.

(Baca juga: Mako Brimob Purwokerto Ditembak OTK, Begini Kronologinya)

Peristiwa nahas itu bermula saat empat personel Brimob melakukan penjagaan di pos, Sabtu 25 Mei dini hari. Hingga pukul 01.30 WIB, datang mobil jenis minibus (Avanza/Xenia) dari arah selatan ke utara.

(Baca juga: Mako Brimob Purwokerto Ditembak Orang Misterius, 1 Polisi Terluka)

Tak disangka, pelaku langsung menembaki Pos Penjagaan Depan Brimob, hingga mengenai kaca. Saat itu anggota Brimob Bripka Imam Santoso yang hendak masuk kesatrian terkena tembakan dan terserempet kepala namun menggunakan helm kondisi kepala lecet. Korban segera dilarikan ke RS DKT untuk mendapatkan perawatan.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini