nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Pelaku Kasus Pembakaran Mapolsek Tambelangan Ditangkap

Syaiful Islam, Jurnalis · Minggu 26 Mei 2019 16:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 26 519 2060567 6-pelaku-kasus-pembakaran-mapolsek-tambelangan-ditangkap-tVIjDbj5Gu.jpg Penjara (Reuters)

SURABAYA - Polda Jatim telah menangkap 6 orang pelaku kasus pembakaran mapolsek Tambelangan, Kabupaten Sampang. Keenam pelaku tersebut berperan sebagai aktor intelektual dan lapangan.

Kini keenam tersangka dijebloskan dalam tahanan di mapolda Jatim. Polisi terus mengembangkan kasus itu untuk diungkap sampai ke akar-akarnya. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan para tersangka.

 Baca juga: Pasca Mapolsek Tambelangan Dibakar, Polda Jatim Kirim 300 Personel

"Hari ini kami melakukan silaturahmi dengan tokoh agama dari Sampang. Alhamdulillah dalam silaturahmi dapat dukungan dan support dari para ulama dan habaib," terang Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan pada wartawan di rumah dinasnya, Minggu (26/5/2019).

 Irjen Luki Hermawan

Menurut Luki, selama dua hari pihaknya sudah melakukan upaya-upaya paksa dan penegakan hukum serta penangkapan terhadap 6 orang terkait kasus pembakaran mapolsek Tambelangan. Saat ini keenam pelaku sedang diperiksa secara maraton oleh penyidik.

 Baca juga: Polsek Tambelangan Sampang Dibakar Massa

"Kami dapat support dari para kiai, dan kita ungkap sampai akar-akarnya. Enam pelaku ini adalah pelaku lapangan dan aktor intelektual. Kita akan kembangkan terus pengungkapan kasus ini. BB yang kami amankan cukup banyak," ungkapnya.

Luki menambahkan, untuk sementara para tersangka akan dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang perusakan. Namun akan dikembangkan dengan pasal yang lain, karena ada barang-barang hilang di mapolsek Tambelangan seperti alat komunikasi.

 Baca juga: Ini Motif Pembakaran Polsek Tambelangan

"Para tersangka kami tahan di mapolda," tandas Kapolda Jatim.

Seperti diketahui, sekelompok massa menyerang mapolsek Tambelangan, Sampang, Madura pada Kamis 23 Mei 2019 malam. Mereka juga membakar mapolsek dan mobil serta motor yang ada di lokasi. Polisi yang berada di polsek tidak mampu menghalau massa karena kalah jumlah.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini