nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Info Mudik 2019: 21 Pasar Tumpah di Jalur Pantura Rawan Macet

Antara, Jurnalis · Selasa 28 Mei 2019 13:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 28 525 2061276 info-mudik-2019-21-pasar-tumpah-di-jalur-pantura-rawan-macet-iRpybIDZqf.jpg ilustrasi (Foto: Okezone)

BANDUNG - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat mengungkap terdapat sebanyak 21 titik pasar tumpah berpotensi menjadi titik kemacetan saat arus mudik dan balik Lebaran 2019 berlangsung. Di mana keberadaan pasar tumpah tersebut tersebar di wilayah pantai utara (pantura) Jabar.

"Jadi, khusus di wilayah pantura arteri nontol itu kami mencatat ada 21 pasar yang berpotensi jadi titik kemacetan, sejak Karawang sampai Cirebon. Kemudian dari Patrol, Eretan sampai Losari, plus ada persimpangan," kata Kadishub Jabar, Hery Antasari, dilansir dari Antaranews, Selasa (28/5/2019).

Ia menjelaskan, kemacetan saat arus mudik dan balik Lebaran biasanya terjadi karena berkaitan adanya hambatan samping seperti pasar tumpah hingga angkutan non-bermotor seperti becak dan delman. "Selain itu, kemacetan saat mudik juga bisa disebabkan karena aktivitas wisata," ujarnya.

Titik kemacetan arus mudik dan balik Lebaran 2019 kata Hery, diprediksi akan terjadi di wilayah utara dan tengah. Sedangkan untuk jalur selatan Jawa Barat diprediksi tidak lagi menjadi titik kemacetan.

Menurut dia, titik kemacetan jalur tengah Jawa Barat meliputi kawasan Puncak Bogor, Bandung, Tasikmalaya hingga Banjar.

"Sementara untuk titik kemacetan di jalur utara Jawa Barat itu ada di pantura berkaitan dengan hambatan samping seperti pasar tumpah seperti itu atau ada penyeberangan," tuturnya.

Menjelang pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini pihaknya sudah melakukan empat kali survei ke lapangan untuk memantau jalur dan fasilitas pendukung untuk arus mudik dan balik.

Jalur Pantura

"Hasil pantauan kami secara umum kita siap meskipun ada beberapa titik yang memang harus diwaspadai, khususnya tentang penerangan jalan. Kemudian terkait dengan keamanan, kelengkapan jalan dan terkait rambu," ucap Hery.

Pihaknya mengimbau kepada pemudik agar memerhatikan kondisi kendaraan dan fisik mereka karena pelaksanaan arus mudik dan balik tahun ini berada di musim peralihan dari musim hujan ke panas.

"Kita juga sekarang lagi di ujung musim penghujan. Tidak musim hujan pun di Jabar ini menjadi perhatian sehingga kita memberikan perhatian khusus dan ini menyebar seluruh Jabar baik di kawasan tengah sampai selatan," katanya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini