nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Banda Aceh Dilarang Bakar Petasan saat Lebaran 2019, Penjualnya Bakal Ditindak

Windy Phagta, Jurnalis · Rabu 29 Mei 2019 14:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 29 340 2061785 warga-banda-aceh-dilarang-bakar-petasan-saat-lebaran-2019-penjualnya-bakal-ditindak-uGsPFDSRoa.jpg ilustrasi (Shutterstock)

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh melarang warganya menggunakan petasan atau mercon saat Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Tujuannya untuk terjaganya ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Kebijakan itu diputuskan dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banda Aceh yang dipimpin Wali Kota Aminullah Usman di pendoponya.

Aminullah mengatakan petasan dilarang baik dalam bulan puasa maupun saat Idul Fitri terutama malam takbiran.

“Hal ini dimaksudkan untuk menjaga ketertiban masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan hari raya,” katanya, Rabu (29/5/2019).

Pedagang yang ditemukan menjual petasan, kata dia, akan dilakukan penindakan.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Trisno Riyanto mengatakan pihaknya siap mengambil tindakan bagi para pedangang yang nekat menjual petasan. “Akan kita ambil tindakan baik represif maupun preventif. Intinya tidak dibenarkan menjual petasan dan sejenisnya di Banda Aceh,” ujarnya.

 Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh (Salman Mardira/Okezone)

Polresta Banda Aceh menyiapkan 166 personel untuk pengamanan musim mudik Lebaran 2019 dalam Operasi Ketupat Rencong.

Pada rapat ini, selain memutuskan melarang penggunaan petasan, peserta rapat juga membahas soal keamanan saat lebaran, kelancaran lalu-lintas, kebersihan kota dan waspada kebakaran.

Aminullah mengimbau warga yang ingin mudik agar terlebih dulu memastikan rumah terkunci dengan baik. Kran air ditutup, alat elektonik dipastikan tidah terhubung dengan arus listrik.

Kemudian kompor dipastikan sudah dalam posisi dimatikan saat meninggalkan rumah. Diimbau juga agar menitipkan dan menginformasikan ke tetangga saat rumah ditinggal mudik.

“Ini perlu agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan seperti kecurian dan kebakaran,” ujar Aminullah.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini