"Jakarta hidup berkembang lewat begitu banyak pendatang, karena itu bagi generasi pendatang awal, hargai generasi pendatang berikutnya. Kenapa yang dulu datang boleh, lalu yang datang kemudian jadi dianggap jangan datang?" ujar Anies.
(Baca juga: Tak Gelar Operasi Yustisi Usai Lebaran, Anies: Jakarta Milik Seluruh Indonesia)
Dia menjelaskan, pihaknya tidak melarang warga luar masuk, karena DKI Jakarta milik seluruh masyarakat Indonesia. Terlebih lagi, kata dia, tidak ada aturan yang dibuat untuk melarang seseorang bermigrasi dari suatu tempat ke daerah lain.
"Jakarta adalah milik semua di Indonesia. tidak ada larangan bagi warga negara untuk mendapatkan pekerjaan di mana pun mereka berada. Itu prinsip dasar dalam bernegara, dan Jakarta tidak dikecualikan dari itu," jelas Anies.
(Hantoro)