Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wakapolda Papua: Panasnya Politik Tak Ganggu PON, Warga Lebih Baik Bikin Kerajinan

Edy Siswanto , Jurnalis-Jum'at, 31 Mei 2019 |15:53 WIB
Wakapolda Papua: Panasnya Politik Tak Ganggu PON, Warga Lebih Baik <i>Bikin</i> Kerajinan
Wakapolda Papua, Brigjen Yakobus Marjuki
A
A
A

JAYAPURA - Wakapolda Papua Brigjen Pol. Yakobus Marjuki mengimbau warga untuk tak terbawa pada suasana panasnya politik usai pemilu. Menurutnya warga lebih baik menyiapkan diri untuk menyambut event Pekan Olahraga Nasional (PON) 9-21 September 2020.

Menurutnya situasi keamanan di Papua sudah dijamin oleh petugas kepolisian yang berjaga. Warga hanya perlu fokus dalam menyiapkan event olahraga terbesar di Indonesia tersebut, semisal membuat kerajinan untuk ikon PON.

Marjuki menyebut, Papua memiliki potensi kerajinan yang luar biasa semisal Batik dan Noken, namun sayangnya masih banyak yang belum mendaftarkan hak intelektualnya itu.

Marjuki mengingatkan kepada pengrajin Papua untuk mendaftarkan HKI di Kemenkum HAM, seperti yang dilakukannya, mendaftarkan produk batik khas Papua ala Yakobus Marjuki untuk mendapatkan legalitas.

Ilustrasi Polisi

"Dengan telah terdaftarnya HKI, maka produk batik ini telah paten. Sehingga tidak akan ada yang meniru corak atau motif seperti ini. Nah ini juga harus masyarakat pahami. Bagi yang memiliki kerajinan khas, apapun itu bentuknya bisa di daftarkan," kata Marjuki.

Mantan Direktur Intelkam Polda Papua ini mengaku memiliki motivasi untuk terus berinovasi dengan Hak paten tersebut.

"Legalitasnya ada, kualitasnya produk terjamin, maka perlu saya daftarkan sebagai hak paten, itu motivasi saya, ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement