Usai membagikan takjil, Azan Maghrib pun berkumandang. Ganjar mengajak "dua calon presiden" itu untuk saling menyuapi menu berbuka puasa, yakni klenyem. Makanan khas Jawa berbentuk seperti bola kecil berisi gula Jawa. Diikuti Ganjar, Wali Kota Solo dan para wartawan, mereka menikmati klenyem.
"Bagaimana, rasanya enak kan. Alhamdulillah. Klenyem ini makanan tradisional, yang artinya bikin ayem," kata Ganjar.
Aksi yang mengandung pesan untuk mengajak kepada masyarakat maupun elie politik tidak lagi berseteru 01 maupun 02. Melainkan kembali bersama dalam persatuan Indonesia itu menurut Ganjar benar-benar terwujud.
"Kita semua menginginkan para elit politik bergandengan tangan, agar kesejukan kenyamanan sama-sama dirasakan. Aksi ini representasi masyarakat yang ingin iklim Indonesia ini sejuk," tuturnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.