"Bahwa saat arus mudik, ritual arus mudik itu kan pasti akan terjadi lonjakan arus kendaraan terutama dari Jakarta menuju Sumatera dan menuju ke arah Jawa. Sementara kalau menggunakan mekanisme biasa, kapasitas mungkin tidak cukup, dua jalur misalnya tidak akan cukup. Oleh karena itu kita memiliki namanya rekayasa lalu lintas, memiliki alternatif untuk mengakomodasi lonjakan arus mudik itu (one way)," beber dia.
(Baca Juga: Ini Nomor Bantuan Darurat saat Terjadi Mogok Selama Arus Mudik)
Sekadar diketahui, one way arus mudik Lebaran 2019 dimulai dari KM 70 di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) hingga KM 263 di ruas Tol Brebes Barat. Pelaksanaannya dimulai Kamis 30 Mei sampai Minggu 2 Juni.
"Jadi ini semua (sistem one way) sangat dinamis tergantung dengan situasi dan kondisi ledakan arus penumpang," tandasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.