nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gempa Dangkal M5,8 Guncang Nias Selatan, Tidak Berpotensi Tsumami

Robert Fernando H Siregar, Jurnalis · Minggu 02 Juni 2019 11:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 02 340 2063112 gempa-dangkal-m5-8-guncang-nias-selatan-tidak-berpotensi-tsumami-HtA8yiEM5O.jpg

NIAS SELATAN - Wilayah Samudera Hindia pantai barat Sumatera diguncang gempa bumi tektonik, Minggu 2 Juni 2019, sekitar Pukul 10.03 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi itu memiliki kekuatan Magnitudo (M) 5,8. Namun setelah dimutakhirkan menjadi M 5,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,52 Lintang Utara dan 98,39 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 68 kilometer Tenggara Nias Selatan pada kedalaman 48 kilometer.

Kepala Pusat BMKG Jakarta, Rahmat Triyono menerangkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa bumi itu termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal, akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Megathrust yang merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatra.

Ilustrasi Gempa

Rahmat Triyono menjelaskan, konvergensi kedua lempeng tersebut membentuk zona subduksi yang menjadi salah satu kawasan sumber gempabumi yang sangat aktif di wilayah Sumatra. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dipicu oleh penyesaran kombinasi penyesaran mendatar-turun turun (oblique-normal Fault).

"Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di daerah Padang Panjang, Bukittinggi, dan Pasaman Barat II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami,"sebut Rahmat Triyono kepada Okezone, Minggu (2/6/2019).

Hingga Pukul 10.21 WIB, ujar Rahmat Triyono, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini