nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banyak Fasilitas Rusak, Taman Air Mancur Sri Baduga Purwakarta Butuh Perhatian Serius

Mulyana, Jurnalis · Selasa 04 Juni 2019 18:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 04 525 2063657 banyak-fasilitas-rusak-taman-air-mancur-sri-baduga-purwakarta-butuh-perhatian-serius-wo2vR8lnE5.jpg Taman Sri Baduga, Purwakarta (foto: Mulyana/Okezone)

PURWAKARTA - Area wisata Taman Sri Baduga (Situ Buleud) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat butuh perhatian. Mengingat, ada beberapa fasilitas di taman aktif besar tersebut dalam kondisi rusak. Misalnya, yang terdapat di bangku penonton dan mekanikal elektrikan untuk penggerak air mancur.

Kabid Pertamanan dan PJU, Dinas Tataruang dan Pemukiman (Distarkim)Kabupaten Purwakarta, Kosasih tak menampik dengan kondisi rusaknya beberapa fasilitas di lokasi. Dia mengusulkan supaya tak hanya perbaikan sementara, pihaknya akan mengusulkan supaya ada revitalisasi total.

Baca Juga: Ridwan Kamil: Jawa Barat Idealnya Miliki 40 Kabupaten/Kota 

"Memang sudah butuh perhatian khusus. Apalagi, sejak pembangunan awal pada 2014 lalu, sampai saat ini belum ada perbaikan lagi yang dilakukan oleh pemerintah," ujar Kosasih kepada Okezone, Selasa (4/5/2019).

Air Mancur Sri Baduga Purwakarta (Asep Mulyana/Okz)	 

Dia menjelaskan, sebenarnya jika berbicara dari sisi keamaman, seluruh fasilitas di Taman Sribaduga ini sudah harus direvitalisasi seluruhnya. Terutama, komponen-komponen yang bersentuhan langsung dengan air Situ.

"Sebenarnya memang sudah harus direvitalisasi. Pertama kan sudah lama sekali pipa-pipa dan tiang penyangga panggung di tengah situ itu terendam air. Khawatir korosi kan, nanti ambruk. Atau pipa yang menahan tekanan airnya pecah," jelas dia.

Dia menambahkan, dari hitungan dinasnya untuk revitalisasi ini perlu biaya sekitar Rp15-20 miliar. Pihaknya berencana akan mengusulkan upayanya ini di tahun depan. Selain usulan revitalisasi, sebagai salah satu dinas yang mengelola taman besar itu, jajarannya akan menggulirkan terobosan-terobosan baru, guna mempertahankan kemasyuran air mancurnya itu.

"Selama ini, mungkin pertunjukan Air Mancur yang jadi primadona. Tapi lihat, daerah lain pun saat ini sudah mengembangkannya. Kalau tidak berinovasi, apakah kita siap bersaing dengan daerah lain?" seloroh dia.

Menurut dia, pengembangan inovasi baru di areal Taman Sribaduga ini sangat penting dilakukan. Salah satu tujuannya, supaya para pengunjung tak jenuh dengan sarana itu-itu saja.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta, Iyus Permana menuturkan, pihaknya akan mendorong supaya dibentuk unit kerja khusus untuk mengelola lokasi wisata milik pemerintah tersebut.

"Kalau mau terawat maksimal, memang harus ada pengelola khusus wisata di luar dinas yang ada," ujar Iyus.

Iyus menjelaskan, terkait hal tersebut pemerintah telah membuat peraturan daerah untuk membentuk unit pengelola khusus ini. Sebenarnya, saat ini proses pembuatan Perda tersebut dinyatakan selesai di tingkat daerahnya.

Baca Juga: Sambut Arus Mudik, GT Cikampek Utama Dipastikan Beroperasi 23 Mei 

"Perda itu sebenarnya sudah jadi, tinggal menunggu pengesahan dari pemerintah provinsi. Mudah-mudahan bisa selesai secepatnya," kata Iyus.

Air Mancur Sri Baduga Purwakarta (Asep Mulyana/Okz)	 

Dia menjelaskan, salah satu alasan pembentukan pengelola khusus adalah untuk memanfaatkan potensi pariwisata yang ada. Tujuan selanjutnya, tentu untuk menarik potensi pendapatan daerah.

Dengan adanya regulasi ini, mungkin saja ke depan bisa jadi akan ada tiket khusus ke lokasi wisata yang dikelola pemerintah. Nanti, hasil dari pendapatan penjualan tiket ini bisa digunakan untuk biaya pemeliharaan fasilitas umum tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini