Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kecaman Muncul Setelah Polisi Gelar Razia di Kantor Redaksi ABC

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Kamis, 06 Juni 2019 |10:31 WIB
Kecaman Muncul Setelah Polisi Gelar Razia di Kantor Redaksi ABC
Dua polisi berjaga di pintu masuk Kantor Redaksi ABC di Kota Sydney. (Foto: EPA)
A
A
A

Apa Latar Belakangnya?

Rangkaian penggeledahan ini terjadi setelah Australia memberlakukan aturan mengenai tindakan mata-mata pada tahun lalu. Saat itu kalangan pembela HAM mengatakan aturan tersebut dapat dipakai untuk menyasar wartawan dan whisteblower.

Menanggapi razia terhadap ABC dan rumah wartawan di Canberra, Perdana Menteri Scott Morrison mengaku dirinya menyokong kebebasan pers. Tapi, "Saya tidak pernah terganggu ketika hukum kita ditegakkan".

Partai Buruh selaku partai oposisi meminta Menteri Dalam Negeri Peter Dutton menjelaskan tindakan penggeledahan itu.

Dutton mengaku baru mendapat informasi setelah penggerebekan berlangsung.

"Seperti semua warga Australia, saya meyakini kebebasan pers," kata Dutton.

"Kami punya aturan serta perlindungan untuk kebebasan pers serta kami juga punya aturan serta undang-undang untuk melindungi keamanan nasional Australia," tutupnya.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement