JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta kepada Polri untuk mewaspadai sepak terjang dari jaringan ISIS di Indonesia. Mengingat, tidak menutup kemungkinan adanya aksi teror lainnya yang terjadi setelah peristiwa bom bunuh diri di Polisi Tugu Kartosuro, Solo, Jawa Tengah.
"Sangat mungkin aksi teror akan dilakukan lagi. Yang harus diwaspadai, selain kelompok lokal, juga ada jaringan teroris global, khususnya kelompok ISIS yang sudah terdesak di Timur Tengah dan mengubah strateginya untuk membuat teror di negara lain, termasuk di Indonesia," kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti kepada Okezone, Jakarta, Kamis (6/6/2019).
Poengky berpandangan, memang harus diakui wilayah Indonesia saat ini cukup berkembang soal paham-pagam radikal, dan munculnya bentuk serangan yangg dilakukan individu atau Lone Wolf) belakangan ini.
Poengky berharap masyarakat turut serta menjaga keamanan dan ketertiban dengan waspada terhadap orang asing di lingkungan sekitarnya.
"Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada aparat kepolisian jika diduga ada orang yang mencurigakan, bisa jadi yang bersangkutan adalah teroris," tutur Poengky.
