nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Basarnas Libatkan TNI AU Cari 17 Korban Hilang KM Lintas Timur yang Tenggelam

Herman Amiruddin, Jurnalis · Jum'at 07 Juni 2019 16:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 07 340 2064278 basarnas-libatkan-tni-au-cari-17-korban-hilang-km-lintas-timur-yang-tenggelam-tOurxUlGuB.jpg Ilustrasi Foto/Shutter Stock

MAKASSAR - Tim Basarnas Makassar melibatkan Pesawat Boeing 737.200 milik TNI AU Lanud Hasanuddin untuk melakukan pencarian penumpang KM Lintas Timur tengelam di perairan Banggai Laut Sulawesi Tengah.

Tim Basarnas Makassar akan terlibat dalam pencarian pada hari ini.

Kepala Humas Kantor SAR Makassar Ade Hamsidar mengatakan terkait pengerahan pesawat Boeing 737.200 untuk ikut melakukan pencarian Kapal tersebut, tim Basarnas Makassar akan ikut dipesawat.

"Besok (hari ini) anggota SAR Makassar ikut di pesawat. Besokpi baru ada ikut di pesawat," kata Hamsidar.

Hamsidar menyebutkan, pencarian juga sudah dilakukan oleh Basarnas Palu, namun 17 korban belum ditemukan. Operasi pencarian H+3 KM Lintas Timur dibagi menjadi 3 SRU yaitu SRU 1 menggunakan KN SAR Bhisma pada pukul 07.00 Wita pagi Kamis (6/7/2019).

"Tim ini melakukan pencarian dengan metode paralel dengan luas area pencarian 81,7 Nm, kecepatan Searching 18 Knots," kata Hamsidar.

Sementara SRU 2 dari Basarnas Palu Super Puma rotary wing pada pukul 11.00 super puma/rotary wing (1 unit) ron bandara Sykuran alAmminuddin melakukan pencarian dengan metode paralel luas pencarian 126 Nm.

"SRU 3 unsur maritime Luwuk melakukan penyisiran sepanjang garis pantai Toili-Batui-Basiano," sebut Hamsidar.

Pesawat Boeing 737.200 kata Hamsidar, akan membawa 14 orang crew dari Internal TNI AU berangkat dari Lanud Hasanuddin pada Pukul 10.00 WITA dengan ketinggian pencarian di bawah 10.000 kaki.

Pesawat akan menyisir perairan yang diduga terdapat korban. Lama pencarian pesawat yaitu 1 jam 30 menit dan akan kembali terbang setelah mengisi bahan bakar di Kendari.

"Kita berkoordinasi ke TNI AU untuk membantu pencarian lewat udara sehingga bisa memantau lebih luas. Semoga dengan bantuan pesawat TNI AU bisa mendapatkan informasi keberadaan 17 korban yang masih dinyatakan hilang," harapnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini