Menurut Sulistio, pelaku dan korban tidak saling mengenal meskipun rumah mereka berdekatan. Warga juga tidak mengetahui pasti motif pelaku melakukan penusukan tersebut. Namun dari keterangan warga, pelaku diduga terkena depresi akibat sudah lama ditinggal anak istri.
"Ya kadang stres, kadang normal. Walaupun deketan, tapi nggak kenal karena orang begitu (stres). Tinggalnya sendiri, anak istrinya udah pergi duluan," ungkapnya.
"Kalau motifnya, kita tidak tahu. Tapi kalau pun dendam tidak mungkin, karena kita kan cuma tahu saja itu warga sini juga. Kan gak saling mengenal atau bergaul korban dan pelaku, kalau dendam saya rasa tidak mungkin," ucapnya.

Korban yang sudah dua tahun mengontrak di lokasi, meninggalkan satu istri dan empat orang anak.