nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pedagang Sayuran Tewas Ditusuk Orang Gila

Wijayakusuma, Jurnalis · Senin 10 Juni 2019 20:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 10 338 2065040 pedagang-sayuran-tewas-ditusuk-orang-gila-HD5bi1y31F.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

BEKASI - Seorang pedagang sayuran tewas dibunuh di kediamannya di RT 06 RW 16 Jakasetia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu sore. Korban Ahmad Diyano (35) tewas ditusuk menggunakan senjata tajam oleh pelaku Adi Zulkarnaen (44) yang tinggal tak jauh dari kediaman korban.

Warga yang menemukan korban bersimbah darah, sempat membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Namun saat dalam perjalanan, korban sudah lebih dulu meregang nyawa lantaran cukup banyak mengeluarkan darah.

Awalnya korban yang sedang berjualan sayur, didatangi oleh pelaku yang langsung menganiaya korban tanpa alasan jelas. Korban seketika terjatuh dan ditolong oleh warga sekitar.

"Dia (pelaku) lari dari rumahnya langsung ke korban. Pas korban jatuh, pelaku sempat nyengkram badan korban sampai warga susah misahinnya," kata Sulistio (32), kerabat korban kepada Okezone, Senin (10/6/2019).

 Mayat

Usai dilerai warga, pelaku lalu pulang ke rumahnya. Tak lama kemudian pelaku kembali mendatangi korban sambil membawa pisau. Tanpa basa-basi pelaku langsung menusuk bagian dada sebelah kanan korban hingga terkapar bersimbah darah. Korban ditemukan selepas maghrib di pekarangan yang tidak jauh dari rumah kontrakan korban.

"Perkelahiannya ada dua kali. Setelah kita pisahin, selisih 5 menit pelaku bawa pisau dari rumahnya langsung ke rumah korban dan nusuk korban. Di pekarangan sudah banyak darah tadi disini," ujarnya.

Korban lalu dilarikan ke RS Kartika Husada Jatiasih oleh warga, namun sayang nyawanya tak bisa tertolong. Sementara pelaku usai menusuk korban sempat pulang dan sengaja membakar rumahnya.

"Pelaku membakar rumah, sempat ada pemadam kebakaran juga tadi. Pelaku berhasil diamanin warga terus sudah dibawa ke kantor polisi," paparnya.

Menurut Sulistio, pelaku dan korban tidak saling mengenal meskipun rumah mereka berdekatan. Warga juga tidak mengetahui pasti motif pelaku melakukan penusukan tersebut. Namun dari keterangan warga, pelaku diduga terkena depresi akibat sudah lama ditinggal anak istri.

"Ya kadang stres, kadang normal. Walaupun deketan, tapi nggak kenal karena orang begitu (stres). Tinggalnya sendiri, anak istrinya udah pergi duluan," ungkapnya.

"Kalau motifnya, kita tidak tahu. Tapi kalau pun dendam tidak mungkin, karena kita kan cuma tahu saja itu warga sini juga. Kan gak saling mengenal atau bergaul korban dan pelaku, kalau dendam saya rasa tidak mungkin," ucapnya.

 Mayat

Korban yang sudah dua tahun mengontrak di lokasi, meninggalkan satu istri dan empat orang anak.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan pelaku telah diamankan dan masih dimintai keterangannya oleh petugas.

"Masih kita dalami, pelaku masih dalam pemeriksaan petugas," kata Erna.

Polisi juga telah mengamankan sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk membunuh korban.

"Barang bukti saat ini yang diamankan satu bilah pisau," ujarnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini