nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Urbanisasi Berpotensi Menambah Angka Kemiskinan di Jakarta

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Selasa 11 Juni 2019 06:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 11 338 2065147 urbanisasi-berpotensi-menambah-angka-kemiskinan-di-jakarta-7FL2zEkKXh.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Pasca-momen lebaran, DKI Jakarta bakal disesaki oleh warga pendatang. Fenomena tahunan itu sudah menjadi momok bagi Ibu Kota.

Menurut Pengamat Sosial Vokasi Universitas Indonesia (UI), Devie Rahmawati urbanisasi merupakan hal yang terjadi secara ilmiah karena sumber pendapatan yang sulit dicari di daerah mereka para pendatang.

"Ketiadaan sumber pendapatan yang memadai di daerah. Ini mendorong masyarakat secara alamiah mencari sumber penghasilan yang lebih baik," ujar Devie kepada Okezone, Senin (10/6/2019).

"Mudik menjadi tanda bahwa sebenarnya masyarakat pendatang tidak pernah benar-benar ingin ke kota. Setiap tahunnya mereka selalu kembali ke kampung halaman untuk sekadar melepas kerinduan dan kepenatan," tambahnya.

(Baca Juga: Hingga H+3 Lebaran Terjadi 529 Kecelakaan, 132 Orang Meninggal dan Ribuan Terluka)

Sehingga, menurut Devie, jikalau pemerintah di daerah terus abai akan fasilitas-fasilitas kehidupan yang layak, maka angka kemiskinan dan pengangguran akan mengintai kota-kota-kota besar, seperti Jakarta.

Ilustrasi

Faktor lain yang mendorong masyarakat di daerah untuk datang ke Ibu Kota dikarenakan kerap disuguhkan tayangan-tayangan yang membangun imajinasi mereka tentang berbagai macam hal yang tidak terdapat di daerah mereka masing-masing.

"Sehingga ketika ada kesempatan untuk sekadar melihat dahulu kota, dan kemudian mencoba peruntungan ekonomi melalui saudara saudara yang mudik ke kampungnya," tuturnya.

Pandangan berbeda justru diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Ia mengaku tidak khawatir dengan adanya pendatang baru di Jakarta. Baginya, urbanisasi penduduk tidak akan membuat Ibu Kota menjadi kumuh. Sebab, semua itu bisa ditangkis dengan pengadaan lapangan kerja serta meningkatnya perekonomian di Jakarta.

"Yang penting adalah lapangan pekerjaan, ekonomi, dengan pertumbuhan ekonomi yang baik maka bisa mendapatkan pekerjaan yang baik, dengan mendapatkan pekerjaan yang baik maka otomatis tempat tinggalnya pun akan menjadi lebih baik. Jadi dorongan kita adalah pada pertumbuhan ekonomi," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balaikota, Jakarta, Senin 10 Juni.

(Baca Juga: Macet Parah di Cikampek pada H+3, Jasa Marga: Rekor Pelayanan Tol Tertinggi Sepanjang Sejarah)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini