nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kostrad Berterima Kasih atas Masukan Pengelolaan Mini Zoo Tirta Gupti

Amril Amarullah, Jurnalis · Rabu 12 Juni 2019 08:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 12 338 2065515 kostrad-berterima-kasih-atas-masukan-pengelolaan-mini-zoo-tirta-gupti-FMNP942Cdu.jpg Kebun Binatang Mini Tirta Gupti di Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat. (Foto: Penkostrad)

JAKARTA – Selain menjelaskan bahwa Mini Zoo (Kebun Binatang Mini) di areal Tirta Gupti terlihat kotor akibat sampah pengunjung ketika libur Lebaran, pihak pengelola dari Divif-1/Kostrad mengucapkan terima kasih atas masukan yang disampaikan melalui media sosial. Hal itu sebagaimana disampaikan Kapten Kostrad Kolonel Inf Adhi Giri Ibrahim dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa 11 Juni 2019.

Ia membenarkan lokasi Mini Zoo yang diviralkan di Twitter dan beberapa media daring bertempat di area Kolam Renang Kostrad Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.

"Perlu disampaikan bahwa kondisi tersebut tidak menggambarkan kondisi yang sebenarnya. Memang saat itu terlihat tidak terawat karena bertepatan dengan liburan banyak masyarakat yang berkunjung ke sini," ungkap Adhi.

"Namun demikian, mewakili pengelola (Divif 1/Kostrad) kita ucapkan terima kasih atas masukan yang disampaikan masyarakat melalui medsos (Twitter). Kita yakin itu semua didasarkan pada iktikad baik untuk sama-sama menjaga kelestarian alam dan binatang, sebagaimana kita lakukan di sini," tambahnya.

(Foto: Penkostrad)

Sekadar diketahui, pada Senin 10 Juni 2019, sekira pukul 19.21 WIB, akun Twitter Gaskeun (@halocilukba) menyebarkan konten yang di-cc kan ke @pemkotdepok @jaan_indonesia @dlhjabar @WWF_ID @Bbksda_Jabar. "Lokasi: Kolam Renang Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat. Keadaannya sudah sangat tidak layak, dan ini terbuka untuk umum. Apa ada tindakan yg bisa dilakukan? Guys, what should we do about this?"

"Foto tersebut, menurut akun Gaskeun, diambil pada hari Minggu (9 Juni 2019). Kita tentu sama-sama tahu saat bersamaan, selain liburan, anggota yang bertugas kebersihan pun sebagian melaksanakan cuti, sehingga dengan banyaknya pengunjung, petugas yang ada cukup disibukkan untuk membersihkan sampah dari pengunjung hari itu," tegas Adhi.

Ia mengatakan, selain membuang sampah, terdapat beberapa pengunjung yang memberikan makanan ke satwa, padahal secara jelas pihaknya sudah melarang.

"Telah diingatkan melalui papan larangan/peringatan untuk tidak memberikan makanan apa pun kepada satwa sekitar area kolam renang. Mungkin pengunjung, khususnya anak-anak, merasakan seperti di Taman Safari yang bisa memberikan makanan," ujarnya.

(Foto: Penkostrad)

Dia menegaskan, pernyataan atau klarifikasi yang disampaikannya bukanlah pembelaan atau pembenaran atas situasi yang terjadi, melainkan untuk memberikan gambaran tentang situasi yang ada.

"Karena terkadang di dalam foto bahkan video yang viral di medsos tidak bisa memberikan informasi yang cukup. Namun bagaimanapun, kita tetap memberikan apresiasi atas kepedulian dari masyarakat yang disampaikan melalui medsos," terang Adhi.

"Setidaknya dengan viral di medsos ini juga menyampaikan kepada publik bahwa kita (Kostrad) memiliki tekad dan komitmen untuk turut melestarikan satwa yang merupakan kekayaan bangsa Indonesia, yang saat ini mulai punah," imbuhnya.

Adhi pun menjelaskan bahwa keberadaan Mini Zoo tersebut pada awalnya merupakan sarana edukasi bagi putra-putri TNI AD yang berlokasi di sekitar Cilodong agar kelak memiliki kepedulian terhadap kelesatrian alam dan satwa.

(Foto: Penkostrad)

"Di sekitar asrama banyak sekolah yang berada dibawah Yayasan Kartika, sehingga untuk mengenali apa itu binatang tertentu yang dipelajari di sekolah, maka mereka tidak usah jauh-jauh ke Kebun Binatang Ragunan maupun Taman Safari, termasuk sebagai objek hiburan ketika hari libur," jelas lulusan Akmil 1997 itu.

"Ini sekaligus untuk mengantisipasi para prajurit Kostrad yang sewaktu-waktu digerakkan sebagai Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC). Sebagai PPRC, kita stand by 1x24 Jam, sementara itu keluarga, khususnya anak-anak, membutuhkan hiburan. Jadi itu nilai penting Mini Zoo bagi kita, di awalnya," jelas Adhi.

Terkait kebersihan dan perawatan Mini Zoo termasuk perlindungan satwa, Adhi menegaskan bahwa pihaknya telah sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. Dalam kesehariannya terdapat petugas yang bertanggung jawab dalam menjaga dan memelihara kebersihannya.

"Sehingga pernyataan tentang keadaan di sini (tidak layak) adalah tidak benar. Tadi siang saat dikunjungi rekan-rekan media, semuanya dalam kondisi yang bersih dan terpelihara," tegasnya.

"Akan tetapi jika ada yang memang masih kurang maka secara bertahap akan dilengkapi atau diperbaiki yang tentunya akan kita koordinasikan dengan Balai Konservasi Keanekaragaman Hayati Jawa Barat," tambah Adhi.

Guna keberlangsungan pengelolaan pemeliharaan satwa di area kolam renang, pihak Kostrad juga telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Keanekaragaman Hayati Jawa Barat.

"Perihal kelanjutan, apakah tetap diperkenankan untuk dipelihara di lokasi sebagai sarana edukasi anak-anak atau harus diserahkan ke kebun binatang untuk pemeliharaan selanjutnya," pungkasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini